Penuaan Seseorang Ditentukan dari Gen Ibu?

STOCKHOLM – Sekelompok peneliti dari Karolinska Institute di Swedia dan Max Planck Insitute for Biology of Ageing di Jerman mengatakan bahwa genetik seseorang mempengaruhi tingkat penuaan dirinya.

Dalam uji laboratorium yang dilakukannya, mereka menemukan jika DNA yang rusak dalam mitokondria memiliki pengaruh yang besar terhadap laju penuaan pada tikus.

“DNA mitokondria (mDNA) akan mengalami kerusakan dari waktu ke waktu yang menyebabkan produksi energi sel secara bertahap menurun. Hal itulah yang menyebabkan penuaan,” terang seorang peneliti Dr Nils-Goran Larsson, seperti dikutip dari Live Science.

Mitokondria sendiri dikenal sebagai organ yang berfungsi memproduksi energi dalam bentuk Adenosine triphosphate (ATP). Perlu diketahui, mDNA berbeda dengan DNA yang berada di dalam inti sel yang berasal dari kedua orangtua.

Selain itu, mDNA hanya dapat ditemukan pada struktur genetik perempuan saja. Sehingga para peneliti berpendapat, dengan satu set dari mutasi genetik yang diwariskan oleh Ibu kepada anak-anaknya dapat mempengaruhi kecepatan proses penuaannya. Di mana, pada akhirnya diterjemahkan sebagai umur menjadi lebih pendek.

“mDNA pada Ibu nampaknya mempengaruhi proses penuaan pada anak-anaknya, baik secara fisik maupun organ. Jika kita mewarisi mutasi mDNA Ibu kita, maka kita akan menua dengan lebih cepat,” lanjut Larsson, sebagaimana disitat dari Softpedia, Jumat (23/8/2013).

Categories: biologi, sains | Tags: , | Leave a comment

Post navigation

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

Create a free website or blog at WordPress.com.

%d bloggers like this: