Dinosaurus Pertama Ditemukan

WASHINGTON, KOMPAS.com — Peneliti menemukan fosil makhluk yang mungkin menjadi dinosaurus pertama di jagat raya. Nyasasaurus parringtoni, demikian nama makhluk itu, punya ukuran  2-3 meter bila tegak dan berat  20-30 kilogram. Leher dan ekor dinosaurus ini panjang.

Fosil dinosaurus ini pertama kali ditemuan di Tanzania pada tahun 1930-an. Analisis fosil dilakukan baru-baru ini dengan melihat fosil tulang lengan atasnya serta meneliti usia lapisan tanah tempat fosil ditemukan. Tujuan analisis adalah memastikan bahwa fosil yang ditemukan memang dinosaurus.

Hasil analisis yang dipublikasikan di jurnal Biology Letters pada Rabu (5/12/2012) menyatakan bahwa fosil itu memang dinosaurus. Penampang tulang lengan atas menunjukkan bahwa makhluk itu tumbuh secara cepat, ciri khas makhluk seperti dinosaurus, mamalia, dan burung.

“Kami bisa menyatakannya berdasarkan jaringan tulang Nyasasaurus parringtoni yang punya banyak sel tulang dan pembuluh darah. Pada hewan, kami cuma menjumpai sel tulang dan darah yang banyak pada sel hewan yang tumbuh cepat,” kata Sarah Werning dari University of California, Berkeley.

Werning yang juga terlibat penelitian ini mengungkapkan, ciri lain yang membuat ilmuwan yakin bahwa fosil yang ditemukan merupakan dinosaurus adalah karakteristik tulangnya. Pada tulang lengan atas terdapat puncak yang membesar tempat otot melekat. Ini cuma dimiliki dinosaurus.

Selama 150 tahun terakhir, ilmuwan berpendapat bahwa dinosaurus sudah eksis sejak masa Triassic Tengah. Namun, ilmuwan belum memiliki bukti pendukung. Pendapat itu cuma didasarkan atas jejak atau fosil yang terfragmentasi.

“Sebelum penemuan ini, semuan dinosaurus sama tuanya dan berasal dari tempat yang sama di Argentina, dan usia sedimen sekitar 230 juta tahun lalu,” kata Sterling Nesbitt, pemimpin penelitian dari University of Washington.

“Jadi, penemuan ini mendorong usia dinosaurus ini dan kerabatnya ke masa Triassic tengah. Inilah bukti terbaik kami yang mendukung dinosaurus eksis sejak masa Triassic tengah,” ucap Nesbitt seperti dikutip Livescience, Selasa (4/12/2012).

Berdasarkan hasil penelitian terbaru ini, dinosaurus muncul di Bumi antara 240 juta dan 245 juta tahun lalu. Saat itu, Bumi masih terdiri atas satu benua purba, disebut Pangaea. Wilayah Tanzania tempat dinosaurus ini ditemukan merupakan bagian dari  selatan Pangaea.

Nesbitt menambahkan, dinosaurus tak langsung mencapai masa kejayaannya. Makhluk itu berevolusi secara bertahap hingga mencapai puncaknya. Fosil yang dilihat di museum saat ini kebanyakan berasal dari masa kejayaan hewan raksasa itu.

Sumber :
LiveScience
Advertisements
Categories: arkeologi, sains | Leave a comment

Post navigation

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: