Top 10 Hewan Berumur Pendek

 

Hamsters (rata-rata rentang usia 3 tahun)

Hamster Suriah atau Hamster Emas, Mesocricetus auratus, adalah seekor jenis hamster anggota subfamili Cricetinae. Pada alam bebas, mereka adalah binatang yang terancam, tetapi populer sebagai binatang peliharaan dan binatang untuk penelitian ilmu pengetahuan. Pada hamster Suriah dewasa berkembang dengan panjang 5 sampai 7 inci (12.5 sampau 17.5 sentimeter), dan lama hidupnya sekitar 2 sampai 3 tahun.

Mosquito Fish (rata-rata rentang usia 2 tahun)

Ikan Mosquito yang seukuran telapak tangan ini adalah master dalam ketahanan dan dapat ditemukan di Teluk Meksiko di mana mereka dikenal sebagai Gambusia. Ikan kecil ini hanya memiliki umur pendek tetapi tidak seperti kebanyakan spesies ikan lainnya, mereka melahirkan di usia muda, yang pada gilirannya meningkatkan peluang Ikan mosquito bertahan hidup sebagai suatu spesies. Selain melahirkan di usia muda, ikan mosquito juga bisa melahirkan berkali kali per musim kawin dan tiap kali bisa menghasilkan antara 50 sampai 100 ikan muda, mereka juga lebih dapat bertahan dalam kondisi buruk daripada ikan lainnya yang menambah kelangsungan hidup mereka sebagai spesies.

Brine shrimp (rata-rata rentang usia 1 tahun)

Artemia salina adalah nama ilmiah untuk brine shrimp (udang air garam). Seperti sepupu jauh mereka, lobster dan kepiting, udang air asin adalah krustasea air. Tidak seperti kerabat laut mereka, brine shrimp hanya hidup di air asin atau danau garam yang terisolasi dari laut. Brine shrimp memiliki siklus hidup biologis 1 tahun.

Labord’s Chameleon (rata-rata rentang usia 1 tahun)

Bunglon Labord adalah penemuan yang lumayan baru dan merupakan jenis bunglon yang hanya dapat ditemukan di pulau Madagaskar. Bunglon unik ini hanya memiliki siklus hidup 1 tahun yang menjadikannya salah satu makhluk ‘terbesar’ yang berusia pendek pada daftar ini. Setiap tahun, bunglon muda lahir di bulan November dan menjadi dewasa secara seksual pada akhir Januari – Februari, musim kawin terjadi dan sebelum generasi baru dilahirkan lagi pada bulan November, seluruh populasi bunglon dewasa yang unik ini menemui ajal.

Dragonfly (rata-rata rentang usia 4 bulan)

Hal aneh tentang Capung adalah bahwa mereka dapat lama sekali untuk muncul dari fase kepompong mereka, yang pada dasarnya, kemunculan mereka dari fase kepompong, adalah tanda-tanda kematian mereka. Keindahan Capung sering mempesona dan sering menjadi inspirasi populer untuk seni dan tato, namun hal tersebut tidak membantu mereka menambah rentang usia mereka yang sekitar 4 bulan, terutama setelah mereka bisa menghabiskan waktu hingga 5 tahun lamanya, menunggu untuk muncul dari fase kepompong.

Firefly (rata-rata rentang usia 2 bulan)

Firefly atau Kunang-kunang adalah sejenis serangga yang dapat mengeluarkan cahaya yang jelas terlihat saat malam hari. Cahaya ini dihasilkan oleh “sinar dingin” yang tidak mengandung ultraviolet maupun sinar inframerah dan memiliki panjang gelombang 510 sampai 670 nanometer, dengan warna merah pucat, kuning, atau hijau, dengan efisiensi sinar sampai 96%.

Kunang-kunang termasuk dalam golongan Lampyridae yang merupakan familia dalam ordo kumbang Coleoptera. Ada lebih dari 2000 spesies kunang-kunang, yang dapat ditemukan di daerah empat musim dan tropis di seluruh dunia. Banyak spesies ini yang ditemukan di rawa atau hutan yang basah dimana tersedia banyak persediaan makanan untuk larvanya.

Kunang-kunang, yang memancarkan sinar untuk saling mengenali atau untuk memberi tanda kawin, menggunakan panjang gelombang sinar yang berbeda, tergantung pada spesiesnya. Selain itu, pada beberapa spesies, kunang-kunang jantan yang mula-mula menyorotkan sinar untuk menarik sang betina, sementara pada spesies lainnya, sang betina yang “memanggil.” Sebagian kunang-kunang menggunakan cahaya mereka untuk mempertahankan diri. Mereka mengeluarkan sinar sebagai tanda pada musuh bahwa mereka bukan makanan yang lezat.

Bagi kunang-kunang kelompok Photuris, cahaya mereka berperan pula dalam perburuan. Betina jenis ini dapat meniru kerlipan sinyal cahaya yang dipancarkan betina jenis lain, dan dengan sinyal cahaya palsu ini, kunang-kunang jantan jenis lain pun terjebak dan akhirnya dimakan oleh Photuris betina.

Cahaya kunang-kunang berperan pula sebagai tanda peringatan, untuk memperingatkan antar-sesama jenisnya tentang ancaman bahaya, maupun peringatan bagi serangga dan burung pemangsa agar tidak memakannya. Sebab, zat pemicu pembentukan cahaya kunang-kunang berasa pahit. Kalaupun ada serangga pemangsa yang nekad, mereka biasanya memakan tubuh kunang-kunang dari bagian kepala, terus hingga ke bagian belakang, kecuali bagian perut yang tidak dimakannya.

Lebah Pekerja (rata-rata rentang usia 4-5 minggu)


Mungkin rentang waktu 4 atau 5 minggu adalah waktu yang tidak lama bagi manusia, namun untuk lebah, rentang waktu ini adalah seumur hidup. Yang paling umum dari semua spesies lebah yang sering terlihat adalah lebah pekerja yang benar-benar menghabiskan hampir seluruh waktu hidup mereka yang 5 minggu itu untuk bekerja untuk membangun dan memperkuat sarang. Bayangkan jika kita harus menghabiskan seluruh hidup kita bekerja untuk sarang kita, maka kita akan sangat protektif terhadap apa yang telah kita bangun atau kerjakan dan lebah, dalam hal ini, tidak jauh berbeda. Lebah akan berusaha melindungi sarangnya dari perusak atau predator dengan mengorbankan nyawa mereka, karena satu satunya senjata mereka, yaitu sengat, akan membuat mereka kehilangan nyawa, setelah mereka lepaskan kepada si perusak/predator.

Drone Ant (rata-rata rentang usia 2 minggu)


Meskipun Drone Ant memiliki rentang usia yang sangat singkat, yaitu sekitar 2 minggu, kehidupannya agak berbeda dengan lebah pekerja diatas. Tidak ada pekerjaan berat tanpa akhir bagi makhluk ini, karena pekerjaan Drone Ant hanyalah makan dan berkembang biak. Mungkin bagi sebagian orang kehidupan seperti ini tampak menyenangkan bagai di surga. Tetapi apakah harga yang harus dibayar untuk hidup seperti ini setimpal? yaitu hanya hidup 2 minggu?

Gastrotrichs (rata-rata rentang usia 3 hari)


Jika Anda pikir hidup hanya 2 minggu itu sebentar, apalagi hidup hanya 3 hari! Gastrotrichs mungkin bentuknya terlihat sederhana, tetapi mereka memang makhluk hidup. Mungkin Anda akan berpikir bahwa makhluk yang tidak terlalu banyak mengerahkan tenaga, akan hidup lebih lama .. tetapi itu tidak terjadi. Kehidupan Gastrotrich hanyalah mengambang di arus air dan kadang-kadang makan, 3 hari kemudian mereka mati, mungkin karena bosan. Hehehe ..

Gastrotrichs adalah filum dari hewan mikroskopis (0,06-3,0 mm) yang berlimpah di air tawar dan lingkungan laut rata-rata rentang kehidupan dari gastrotrich adalah sekitar tiga hari.

Mayfly (rata-rata rentang usia 1 hari)


Inilah hewan nomor satu dari hewan yang memiliki kehidupan terpendek, yaitu adalah Mayfly, yang cukup beruntung jika mereka bisa mencapai umur 24 jam. Jika Anda mengamati kehidupan di alam, Anda akan menyadari bahwa setiap makhluk hidup di planet ini, membantu menjamin kelangsungan hidup spesiesnya dengan bereproduksi. Mayfly tidak berbeda, namun mereka melakukan semua itu dengan hidupnya. Kehidupan Mayfly bisa sesingkat 30 menit, tergantung pada spesiesnya dan setelah menetas mereka kawin, bertelur dan mati.

sumber: http://wartawarga.gunadarma.ac.id & google

 

Categories: Flora & Fauna | Leave a comment

Post navigation

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

Create a free website or blog at WordPress.com.

%d bloggers like this: