Petarung Perkasa/Gladiator Romawi

Dari Wikibooks Indonesia, sumber buku teks bebas berbahasa Indonesia

 

Dua Gladiator yang sedang bertarung.

Gladiator adalah petarung bersenjata yang melakukan konfrontasi berdarah melawan sesama Gladiator, hewan buas, dan narapidana di amfiteater. Pertarungan Gladiator merupakan suatu hiburan pada masa Republik Romawi dan Kekaisaran Romawi.

Gladiator bisa merupakan tentara tawanan dari pasukan musuh, ataupun narapidana yang dipilih karena kekejaman, kekuatan, dan kemampuan mereka. Selain itu ada pula sedikit Gladiator yang merupakan orang bebas yang memang ingin bertarung demi uang dan ketenaran. Di Romawi kuno, Gladiator menghibur masyarakat dengan pertarungan yang berdarah dan brutal, bahkan bisa sampai mati.

Supaya dapat memuaskan penonton, Gladiator terlebih dahulu dilatih untuk meningkatkan kemampuan membunuh, menggunakan persenjataan dengan beragam tingkat bahaya dan dapat menghibur penonton. Gladiator yang mampu bertahan hidup akan menjadi terkenal sebagai pahlawan legendaris, sedangkan yang kalah akan menjadi makanan singa.

Dalam pertarungan Gladiator, mereka diharapkan untuk mati tanpa meminta pengampunan atau menangis kesakitan. Jika seorang Gladiator telah bertarung dengan gagah berani dan berhasil memperoleh simpati penonton, maka hidupnya dapat diampuni meski kalah. Tidak diketahui berapa tingkat kematian Gladiator yang kalah, namun diduga bahwa tidak banyak Gladiator yang mampu bertahan mencapai lebih dari sepuluh pertarungan. Gladiator pemenang biasanya diberikan untaian daun salam atau uang dari penonton, namun hadiah terbesar bagi seorang Gladiator adalah pembebasan dari perbudakan. Seorang Gladiator dapat bebas jika diberikan rudis (pedang kayu) oleh pemiliknya.

Orang Romawi dari golongan atas biasanya meminum darah Gladiator yang telah gugur.

Perlindungan

Gladiator tidak mengenakan zirah yang melindungi dada, perut, dan punggung, namun sebagian Gladiator dilengkapi dengan helm tertutup yang dibuat dari logam, perisai (bisa perisai bundar kecil, segi empat kecil, atau persegi panjang), dan pelindung kaki serta lengan dari kain, kulit, besi, atau perunggu.

Persenjataan

Gladiator terdiri dari banyak jenis, dan tiap jenis membawa persenjataan yang berbeda-beda. Berikut ini adalah beberapa senjata yang dipakai oleh beragam jenis Gladiator.

  • Cestus: Sarung tangan kulit yang dilengkapi dengan duri-duri besi.
  • Scissor: Pisau berbentuk bulan sabit yang terpasang pada tabung logam panjang, yang dipegang oleh satu tangan. Senjata ini dipakai oleh Gladiator jenis Scissor dan mungkin Secutor.
  • Trisula: Tombak sepanjang enam kaki yang bercabang tiga dan digunakan oleh Gladiator jenis Retiarius.
  • Jala: Jaring berbentuk lingkaran dengan pemberat timah pada ujungnya. Jala ini dipakai oleh Gladiator jenis Retiarius dan diikatkan pada pinggang sang gladiator. Senjata ini digunakan untuk menjerat lawan sebelum kemudian sang Retiarius menyerangnya dengan trisula.
  • Umban: Senjata proyektil yang digunakan untuk melempar batu ke arah yang jauh.
  • Sica: Pedang pendek bermata tunggal dan berbilah melengkung yang dipakai oleh Gladiator jenis Thraex.
Categories: sejarah | Leave a comment

Post navigation

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

Blog at WordPress.com.

%d bloggers like this: