Puasa Terbukti Bisa Memperpanjang Umur

Riset terbaru menemukan,  puasa satu atau dua hari dalam seminggu dapat membantu memperpanjang harapan hidup seseorang serta dapat membantu melindungi otak melawan penyakit degeneratif (proses kemunduran fungsi sel-sel) seperti Alzheimer dan Parkinson,  demikian hasil penelitian yang dilakukan para peneliti seperti dikutip The Huffington Post.

Para peneliti dari National Institute on Ageing menemukan bahwa dengan tidak makan sama sekali selama satu atau dua hari selama seminggu tidak hanya meningkatkan kemungkinan menghindari demensia di kemudian hari, tapi juga bisa menjadi kunci untuk kehidupan yang lebih panjang, sebagaimana puasa meningkatkan jangka hidup tikus sebesar 40%.

Para ilmuwan telah mengenal untuk beberapa waktu bahwa diet rendah kalori adalah resep untuk hidup sehat. Namun penelitian terbaru menunjukkan bahwa dengan mengurangi sekitar 500 kalori untuk satu-dua hari selama seminggu,  secara signifikan memperlambat timbulnya penyakit pada otak.

Para peneliti mengatakan, dengan berpuasa, maka kimia di otak mendorong asupan kalori terbatasi.

Pembatasan asupan kalori menurut penelitian sebelumnya mampu meningkatkan umur tikus. Efek serupa menurut para peneliti mungkin dialami pula oleh manusia, meski sulit untuk mengujinya.

“Mengurangi asupan kalori bisa membantu otak Anda, tapi dengan cara mengurangi asupan makanan (puasa),” ujar Prof Mark Mattson, Kepala laboratorium ilmu saraf, dikutip The Huffington Post,

Categories: biologi, sains | Tags: | Leave a comment

Post navigation

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

Blog at WordPress.com.

%d bloggers like this: