biologi

Penuaan Seseorang Ditentukan dari Gen Ibu?

STOCKHOLM – Sekelompok peneliti dari Karolinska Institute di Swedia dan Max Planck Insitute for Biology of Ageing di Jerman mengatakan bahwa genetik seseorang mempengaruhi tingkat penuaan dirinya.

Dalam uji laboratorium yang dilakukannya, mereka menemukan jika DNA yang rusak dalam mitokondria memiliki pengaruh yang besar terhadap laju penuaan pada tikus.

“DNA mitokondria (mDNA) akan mengalami kerusakan dari waktu ke waktu yang menyebabkan produksi energi sel secara bertahap menurun. Hal itulah yang menyebabkan penuaan,” terang seorang peneliti Dr Nils-Goran Larsson, seperti dikutip dari Live Science.

Mitokondria sendiri dikenal sebagai organ yang berfungsi memproduksi energi dalam bentuk Adenosine triphosphate (ATP). Perlu diketahui, mDNA berbeda dengan DNA yang berada di dalam inti sel yang berasal dari kedua orangtua.

Selain itu, mDNA hanya dapat ditemukan pada struktur genetik perempuan saja. Sehingga para peneliti berpendapat, dengan satu set dari mutasi genetik yang diwariskan oleh Ibu kepada anak-anaknya dapat mempengaruhi kecepatan proses penuaannya. Di mana, pada akhirnya diterjemahkan sebagai umur menjadi lebih pendek.

“mDNA pada Ibu nampaknya mempengaruhi proses penuaan pada anak-anaknya, baik secara fisik maupun organ. Jika kita mewarisi mutasi mDNA Ibu kita, maka kita akan menua dengan lebih cepat,” lanjut Larsson, sebagaimana disitat dari Softpedia, Jumat (23/8/2013).

Categories: biologi, sains | Tags: , | Leave a comment

Puasa Terbukti Bisa Memperpanjang Umur

Riset terbaru menemukan,  puasa satu atau dua hari dalam seminggu dapat membantu memperpanjang harapan hidup seseorang serta dapat membantu melindungi otak melawan penyakit degeneratif (proses kemunduran fungsi sel-sel) seperti Alzheimer dan Parkinson,  demikian hasil penelitian yang dilakukan para peneliti seperti dikutip The Huffington Post.

Para peneliti dari National Institute on Ageing menemukan bahwa dengan tidak makan sama sekali selama satu atau dua hari selama seminggu tidak hanya meningkatkan kemungkinan menghindari demensia di kemudian hari, tapi juga bisa menjadi kunci untuk kehidupan yang lebih panjang, sebagaimana puasa meningkatkan jangka hidup tikus sebesar 40%.

Para ilmuwan telah mengenal untuk beberapa waktu bahwa diet rendah kalori adalah resep untuk hidup sehat. Namun penelitian terbaru menunjukkan bahwa dengan mengurangi sekitar 500 kalori untuk satu-dua hari selama seminggu,  secara signifikan memperlambat timbulnya penyakit pada otak.

Para peneliti mengatakan, dengan berpuasa, maka kimia di otak mendorong asupan kalori terbatasi.

Pembatasan asupan kalori menurut penelitian sebelumnya mampu meningkatkan umur tikus. Efek serupa menurut para peneliti mungkin dialami pula oleh manusia, meski sulit untuk mengujinya.

“Mengurangi asupan kalori bisa membantu otak Anda, tapi dengan cara mengurangi asupan makanan (puasa),” ujar Prof Mark Mattson, Kepala laboratorium ilmu saraf, dikutip The Huffington Post,

Categories: biologi, sains | Tags: | Leave a comment

KENAPA RAMBUT MUNCUL UBAN?

 

Pada umumnya seiring dengan bertambahnya usia seseorang, warna rambutnya yang hitam pun mulai berubah menjadi putih, yang biasa kita sebut “uban”. Kemunculan uban ternyata erat kaitannya dengan pigmen (zat warna) rambut yang disebut dengan melanin. Ada dua jenis melanin yaitu eumelanin yang berwarna hitam atau coklat tua, dan pheomelanin yang berwarna kuning kemerah-merahan. Dua zat warna ini dibuat oleh sejenis sel yang disebut melanocyte yang terletak di pangkal rambut dan di bagian dasar dari lapisan kulit terluar atau epidermis. Kata para ahli, produksi pigmen rambut dikontrol oleh gen, yang salah satunya bernama gen MC1R.

Jadi penyebab rambut bisa berubah warna dari hitam menjadi putih adalah  karena tak ada lagi zat pewarna (melanin) pada rambut. Sementara jika warna rambut belum putih benar (alias abu-abu) artinya masih ada melanin pada rambut, tapi jumlanya sedikit. Selain faktor usia, banyak sedikitnya kandungan melanin pada rambut juga bisa dipengaruhi oleh faktor genetik.

Pernah melihat orang yang masih muda  sudah beruban?, padahal usianya masih 20 tahunan? Dan sebaliknya ada orang yang sudah berusia 60 tahunan tapi rambutnya masih hitam legam. Lho kok, aneh ya? Nah, ternyata dalam kasus seperti itu, faktor genetiklah yang lebih banyak berperan.

Lalu, bagaimana proses hilangnya pigmen dari rambut seseorang? Sampai sekarang, para ahli masih belum punya jawaban yang benar-benar pasti soal ini. Yang jelas, ketika rambut mulai berubah warna ke arah abu-abu, melanocyte (sebagai pabriknya zat warna) masih ada, tapi tidak aktif. Kemudian secara perlahan, jumlah melanocyte semakin berkurang hingga akhirnya tak ada lagi melanin yang diproduksi dan akhirnya muncullah si Uban… 🙂

 

 

Categories: biologi, sains | Tags: | Leave a comment

Albinisme

Albinisme (dari Bahasa Latin albus, “putih”) merupakan salah satu bentuk kelainan bawaan hipopigmentasi yang dikarakterisasikan oleh kurangnya ataupun tidak adanya pigmen melanin pada mata, kulit, dan rambut.

Albinisme diakibatkan oleh pewarisan alel gen resesif. Kelainan ini dapat ditemukan pada semua hewan vertebrata, termasuk pula manusia.Manusia yang terkena albinisme di sebut Albino/Bulai

Penyebab

Dalam keadaan normal , asam amino yg di sebut tirosin oleh tubuh dirubah menjadi zat warna melanin, albinisme terjadi ketika tubuh tidak mampu menghasilkan melanin karena beberapa penyebab, diantaranya kelainan metabolisme tirosin

Ada dua bentuk yang berbeda dari albinisme: kurangnya sebagian melanin dikenal sebagai hypomelanism atau hypomelanosis dan ketiadaan total melanin dikenal sebagai amelanism atau amelanosis

Pada beberapa kasus, manusia yg mengalami albinisme juga memiliki keterbatasan fisik sebagai berikut:

  1. Sensitif terhadap sumber cahaya yang kuat, seperti lampu sorot, sinar matahari.
  2. Memiliki keterbatasan pada jarak penglihatan.
  3. Kulit sangat sensitif terhadap sinar matahari, dan dapat menimbulkan luka mirip dengan luka bakar atau tersiram air panas

Albinisme mempengaruhi orang dari semua latar belakang etnis, frekuensi di seluruh dunia diperkirakan sekitar satu dari 17.000. Prevalensi berbagai bentuk albinisme bervariasi menurut jumlah penduduk, dan tertinggi secara keseluruhan pada orang keturunan Afrika sub-Sahara.

sumber: wikipedia

Categories: biologi, sains | Tags: | Leave a comment

Anak Kembar

Anak kembar adalah dua atau lebih individu yang membagi uterus yang sama dan biasanya, tapi tidak selalu, dilahirkan dalam hari yang sama. Pada manusia, ibu dengan kandungan yang membawa bayi kembar dengan demikian akan mengalami persalinan berganda dan biasanya masa mengandung yang lebih singkat (34 sampai 36 minggu) daripada kehamilan bayi tunggal. Karena kelahiran prematur biasanya memiliki konsekuensi kesehatan kepada bayi, kelahiran kembar seringkali ditangani secara khusus yang agak berbeda daripada kelahiran biasa

Dilihat dari asal usul zigot, dikenal dua jenis persalinan kembar:

1. fraternal (dizigotik)- DZ

2. identik (monozigotik) – MZ

AKembar dizigotik

Kembar dizigotik (dikenal sebagai “kembar non-identik”) terjadi karena zigot-zigot yang terbentuk berasal dari sel telur yang berbeda. Terdapat lebih dari satu sel telur yang melekat pada dinding rahim yang terbuahi oleh sel-sel sperma pada saat yang bersamaan. Pada manusia, proses ovulasi kadang-kadang melepaskan lebih dari satu sel telur matang ke tuba fallopi yang apabila mereka terbuahi akan memunculkan lebih dari satu zigot.

Kembar dizigotik secara genetik tidak berbeda dari saudara biasa dan berkembang dalam amnion dan plasenta yang terpisah. Mereka dapat memiliki jenis kelamin yang berbeda atau sama.

Kajian juga menunjukkan bahwa bakat melahirkan kembar DZ diwariskan kepada keturunannya (bersifat genetik), namun hanya keturunan perempuan/betina yang mampu menunjukkannya (karena hanya perempuan/betina yang dapat mengatur pengeluaran sel telur).

Istilah kembar dampit diberikan bagi anak kembar dengan kelamin berbeda.

Istilah kembar campuran diberikan bagi anak kembar dengan warna kulit berbeda.

B. Kembar monozigotik

Kembar monozigotik terjadi ketika sel telur tunggal terbuahi dan membentuk satu zigot (monozigotik). Dalam perkembangannya, zigot tersebut membelah menjadi embrio yang berbeda. Kedua embrio berkembang menjadi janin yang berbagi rahim yang sama. Tergantung dari tahapan pemisahan zigot, kembar identik dapat berbagi amnion yang sama (dikenal sebagai monoamniotik) atau berbeda amnion. Lebih jauh lagi, kembar identik bukan monoamniotik dapat berbagi plasenta yang sama (dikenal dengan monokorionik, monochorionic) atau tidak. Semua kembar monoamniotik pasti monokorionik. Berbagi amnion yang sama (atau amnion dan plasenta yang sama) dapat menyebabkan komplikasi dalam kehamilan. Contohnya, tali pusar dari kembar monoamniotik dapat terbelit sehingga mengurangi atau mengganggu penyaluran darah ke janin yang berkembang.

Kembar MZ selalu berkelamin sama dan secara genetik adalah sama (klon) kecuali bila terjadi mutasi pada perkembangan salah satu individu. Tingkat kemiripan kembar ini sangat tinggi, dengan perbedaan kadang-kadang terjadi berupa keserupaan cerminan. Perbedaan terjadi pada hal detail, seperti sidik jari. Bila individu beranjak dewasa, tingkat kemiripan biasanya berkurang karena pengalaman pribadi atau gaya hidup yang berbeda. Penelitian dari Fraga et al. (2005) mengungkap adanya pengaruh epigenetik dalam proses yang membedakan individu-individu yang kembar MZ, akibat berbedanya gen-gen yang diaktifkan.[2] Meskipun ada pengaruh kebiasaan atau pengalaman yang memengaruhi perbedaan-perbedaan itu, ilmuwan beranggapan proses acak lebih banyak berperan dalam perbedaan-perbedaan yang terjadi.

 

 

Categories: biologi, sains | Tags: | Leave a comment

Teknologi Bayi Tabung (IVF) Berpeluang Dapatkan Bayi Lelaki

Teknologi Bayi Tabung Berpeluang Dapatkan Bayi Lelaki

Memiliki bayi lelaki melalui teknologi in vitro vertilization (IVF) atau bayi tabung? Ternyata, bukan masalah.

Meski pada dasarnya bayi laki-laki dan perempuan sama, beberapa pasangan lebih memilih mempunyai bayi laki-laki. Penelitian yang dilakukan para peneliti di Universitas New South Wales, London, Inggris, menunjukkan bahwa pasangan yang menggunakan teknik IVF lebih berpeluang untuk menghasilkan bayi laki-laki dibandingkan pasangan yang menggunakan teknologi intra cytoplasmic sperm injection (ICSI).

Dalam teknologi IVF, sel telur yang sudah matang dibuahi sperma sang ayah di sebuah medium cairan. Setelah berhasil, embrio kecil dimasukkan ke dalam rahim, dengan harapan dapat berkembang menjadi bayi. Sedangkan dalam teknologi ICSI, sperma disuntikkan ke dalam tubuh calon ibu dan pembuahan terjadi di dalam rahim.

“Saat ini, kemungkinan untuk mendapatkan bayi laki-laki dengan teknik IVF telah mencapai 56%. Sedangkan teknik ICSI baru mencapai angka 49%,” kata seorang peneliti baru-baru ini.(bbc/SHA)

sumber : Liputan6.com

Categories: biologi, sains | Leave a comment

Susah Punya Anak Lagi, Begitu Hamil Langsung Dapat kembar 3

Susah Punya Anak Lagi, Begitu Hamil Langsung Dapat 3

(childrenswishingwell.org)

Pasangan yang susah mendapatkan anak biasanya melakukan segala cara. Jika cara alami gagal membuah hasil, bantuan medis pun dijalani untuk mendapatkan si buah hati.

Seperti yang dialami pasangan Savitri (35 tahun) dan Partono (38 tahun). Keduanya memilih cara inseminasi demi mendapatkan anak, setelah sebelumnya keduanya telah memiliki seorang putri yang sudah berusia 4,5 tahun.

Program inseminasi atau Intra Uterina Insemination (IUI) dilakukan keduanya dengan bantuan dokter Caroline Tirtajasa SpOG (K), SubSpesialis Kebidanan dan Kandungan, Konsultan Fertility di OmniFertility Centre, RS Omni Pulomas, Jakarta Timur.

Setelah melalui program ini selama 9 bulan, akhirnya upaya ini membuahkan hasil. Pasangan itu pun mendapatkan bayi kembar tiga (triplet) pada 19 Maret 2013, pukul 02.00 WIB di RS Omni Pulomas, Jakarta.

Ketiga bayi itu lahir dalam keadaan sehat. Dua bayi laki-laki dengan berat 2.780 gram dan 2.710 gram serta satu bayi perempuan dengan berat 2.540 gram. Ketiga bayi itu merupakan hasil proses inseminasi.

Awalnya, tahun 2007, pasien mendatangi dr. Caroline dengan keluhan sudah satu tahun menikah tidak kunjung hamil. Lalu, diketahui terjadi ketidakseimbangan hormon pada pasien. Akhirnya dilakukan program hamil, seperti mengatur siklus haid serta pemberian obat-obat hormonal selama beberapa bulan dan berhasil membuahkan anak perempuan.

Namun, setelah anak perempuannya berusia lima tahun, pasien ingin memiliki anak lagi tapi tidak kunjung hamil. Pasien pun kembali periksa ke dr. Caroline.

dr. Caroline mengatakan, pasien mengalami infertilitas primer dan infertilitas sekunder, sehingga kembali dilakukan program kehamilan seperti sebelumnya. Tapi, tidak berhasil. Akhirnya, dr. Caroline mencoba cara lain.

“Sel telurnya kebetulan bagus pada saat itu. Saya anjurkan inseminasi dan pasiennya juga bersedia. Lalu kita lakukan prosedur,” ujar Caroline.

Menurut, Caroline, sebenarnya ini termasuk teknologi reproduksi berbantu (TRB) berupa inseminasi intra uterin. Tapi, dengan inseminasi ini akhirnya berhasil hamil.

“Malah karena ada tiga sel telur besar dan bagus, bisa dibuahi sperma ketiganya, akhirnya jadi tiga bayi,” kata dr. Caroline ketika ditemui Liputan6.com di RS Omni Pulomas, Jakarta, Senin (25/3/2013).

Cara itu langsung berhasil membuat pasien hamil, tidak seperti saat kehamilan pertama yang menggunakan program hamil selama berbulan-bulan. Pasien diketahui memiliki bayi kembar, setelah usia kandungan empat minggu melalui USG transvaginal.

Persiapan Matang

Bayi kembar 3 yang berhasil ditangani Dr. Caroline Tirtajasa, Sp.OG (K), di rumah sakit Omni Pulomas sangat dipersiapkan dengan matang. Dr. Caroline benar-benar menjaga kondisi ibu hamil serta menjaga komunikasi agar kalau terjadi sesuatu bisa segera datang.

Akhirnya bayi kembar 3 berhasil dipertahankan sampai sembilan bulan, lahir bayinya juga sudah cukup besar. Jadi, langsung rawat gabung dengan ibunya, tidak perlu masuk inkubator.

Dr. Caroline mengungkapkan, ia sendiri yang membentuk panitia persiapan menyambut kelahiran si kembar tiga. Ia juga berkoordinasi dengan dokter spesialis anak. Karena begitu bayi lahir, dokter spesialis anak akan menangkapnya untuk dibersihkan jalan nafas atau mungkin diresusitasi.

“Jadi, kita membentuk tim, ada satu dokter spesialis anak yang juga sudah mendalami neonatologi (dokter spesialis yang khusus menangani bayi-bayi lahir kecil). Jadi memang kita sudah persiapkan ke arah sana. Karena memang antisipasi untuk bayi kembar, kita harus siap jika pasien mules atau ketuban pecah sewaktu-waktu”.

“Apabila terjadi saat usia bayi belum matang yang berarti prematur, kita sudah memiliki persiapan itu. Kemudian juga, inkubator harus disiapkan tiga, perawat bayinya juga khusus, tiga orang, alat untuk pernapasan bayi kecil, dan ventilator untuk bayi,” jelasnya.

Proses operasi bayi kembar tiga itu juga tidak terlalu rumit karena semuanya sudah dipersiapkan dengan baik. Lama operasinya kurang lebih 45 menit sampai 1 jam. Jarak lahir per bayinya juga sebentar, sekitar dua menit.

Lebih murah

Inseminasi berbeda dengan bayi tabung. Prosedurnya pun lebih sederhana dibanding bayi tabung.

“Jadi, inseminasi ini, prinsipnya adalah spermanya disiapkan, kemudian ditampung, dipilih dan dicuci. Nah, setelah jadi, biasanya 1 cc, kemudian dengan kateter kecil kita masukkan ke dalam rahim ibu. Setelah itu, sudah, tinggal kita tunggu dua minggu. Kalau dia (pasien) haid berarti gagal. Kalau tidak, ya hamil.” jelas Caroline.

Selain simpel, proses inseminasi ini juga terbilang jauh lebih murah dibanding bayi tabung. Biaya inseminasi mencapai Rp 2,9 juta sedangkan biaya bayi tabung mencapai Rp 60-70 juta. (Zul/Igw)

sumber: Liputan6.com
Categories: biologi, Si Buah Hati | Leave a comment

Banyak Makan Kedelai Kurangi Jumlah Sperma

 

Jumlah sperma ikut menentukan kualitas kesuburan seorang pria. Seorang pria dianggap subur bila ia memiliki lebih dari 20 juta sperma per milimeter cairan mani. Agar kuantitas sperma tetap terjaga, sebaiknya calon ayah mengurangi konsumsi kedelai.

Penelitian yang dilakukan terhadap 99 pria yang bermasalah dengan kesuburan menunjukkan, mereka yang mengonsumsi makanan berbahan kedelai setiap hari, mengalami penurunan jumlah sperma.

Hal tersebut disebabkan karena senyawa kimia yang disebut isoflavon yang ada di dalam kedelai. Isoflavon mirip dengan hormon estrogen. Meningkatnya jumlah estrogen akan membuat persentase lemak tubuh meningkat (itu sebabnya wanita memiliki lemak tubuh lebih tinggi). Padahal, berat badan berlebih akan menyebabkan berkurangnya kesuburan.

Selain itu, kedelai juga diketahui bisa mengurangi penyerapan zinc oleh tubuh. Bagi pria yang sedang merencanakan kehamilan, zinc sangat dibutuhkan untuk meningkatkan jumlah sperma dan kadar hormon testoteron.

Kendati demikian, bukan berarti semua makanan berbahan kedelai harus dihindari. Yang penting adalah menjaga agar jumlah kedelai yang dikonsumsi tidak berlebihan. Pasalnya, sejumlah studi yang meneliti kaitan antara kedelai dan kesuburan menunjukkan penurunan jumlah sperma bila kedelai yang dikonsumsi berlebihan.

Sebagai contoh, dalam sebuah studi terhadap mencit menunjukkan, konsumsi kedelai dalam jumlah rendah (sekitar 2mg/kg berat badan) selama 90 hari, tidak menyebabkan pengurangan sperma. Baru setelah dosisnya ditambah menjadi 20 mg/kg atau 100 mg/kg, terjadi pengurangan.

Untunglah kadar kedelai dalam makanan tidak terlalu tinggi. Sebagai contoh 1 cangkir susu kedelai mengandung 30 mg, 1/2 cup kacang kedelai mengandung 47 mg, tempe sekitar 37 mg, serta tahu 20 mg. Jadi, bila berat Anda kira-kira 79 kilogram, maka pengurangan jumlah sperma baru terjadi bila Anda mengonsumsi sektiar 1.600 – 8.000 miligram kedelai.

Sumber: askmen

Categories: biologi, sains | Tags: | Leave a comment

Gen Penyebab Pria Mandul

 

Para ilmuwan berhasil mengungkap gen yang menjadi penyebab infertilitas yang tak bisa dijelaskan (unexplained) pada pria. Meski baru pada tahap awal, temuan ini diharapkan membantu dokter dalam menangani pria dengan kondisi tersebut.

Pada banyak kasus ketidaksuburan, para dokter sering gagal menemukan penyebab kemandulan pada pria. Namun, ketidaksuburan ini seringkali terjadi dalam sebuah keluarga sehingga para ahli menduga mungkin ada faktor genetik yang bertanggung jawab.

Dalam riset terbaru, para ahli meneliti gen NR5A1 yang memang terlibat dalam perkembangan seksual pada pria dan wanita. Ternyata ditemukan mutasi gen ini pada perkembangan testikel atau ovarium. Para ahli yakin, gangguan pada gen ini akan memengaruhi kemampuan seorang pria dalam memproduksi sperma.

“Kami menyimpulkan sekitar 4 persen pria yang mengalami unexplained infertilitas akibat gagal memproduksi sperma memiliki gen NR5A1 yang sudah bermutasi,” kata para peneliti dalam laporannya.

Kriteria kesuburan pria berdasarkan keadaan spermanya menurut WHO antara lain memiliki 2-5 milimeter semen yang keluar dalam sekali ejakulasi. Dalam setiap milimeternya terdapat lebih dari 15 juta sel sperma. Sperma yang dibutuhkan untuk pembuahan adalah yang memiliki gerak lurus. Sperma yang tidak punya gerakan bagus akan keluar lagi bersama cairan mani.

Sumber: BBC

Categories: biologi, sains | Tags: | Leave a comment

Rahasia Kecepatan Sperma!

WASHINGTON, KOMPAS.com — Para ilmuwan akhirnya berhasil mengungkap mekanisme yang mengontrol pergerakan sel sperma saat mendekati sel telur untuk membuahinya. Penemuan itu menjadi babak baru dalam riset tentang kesuburan sekaligus membuka jalan bagi pengobatan dan penciptaan alat kontrasepsi pria.

Seperti dilaporkan jurnal Cell edisi Februari, Dr Yuriy Kirichok dan rekannya dari Universitas California di San Francisco berhasil mengamati perilaku sperma. Sperma ternyata tidak langsung bererang sesaat setelah ejakulasi. Akan tetapi, ketika mereka masuk dalam saluran reproduksi wanita, mereka mulai berenang dan menambah kecepatannya ketika mendekat pada sel telur.

Sel sperma rupanya memiliki keterbatasan. Untuk menjadi sang juara, mereka harus menunggu saat yang tepat. Sang pemenang tidak langsung bergerak, tetapi mereka menunggu sesaat sebelum kemudian berenang sporadis mendekati sel telur.

Menurut peneliti, pergerakan sperma juga dipengaruhi oleh tingkat keasaman (pH) internal mereka. Sebuah pori-pori kecil pada permukaan sel sperma akan menentukan perubahan pH ini yang kemudian menjadi pelecut gerakan pada ekor sperma.

Dari riset-riset terdahulu memang telah terungkap bahwa tingkat aktivitas sperma sangat ditentukan oleh pH internalnya. Akan tetapi, ilmuwan saat itu belum menemukan mekanisme yang dapat mengatur tingkat asam atau basanya sperma.

Dalam risetnya, Dr Yuriy Kirichok menemukan bahwa untuk meningkatkan pH menjadi lebih alkalin (basa), sel sperma harus membuang molekul proton. Untuk mewujudkan hal itu, dapat dilakukan lewat pori-pori pada permukaan sel sperma.

“Konsentrasi proton di dalam sperma 1.000 kali lebih tinggi dibandingkan di luarnya. Hanya dengan membuka sebuah pori-pori, proton akan keluar—kami juga telah mengidentifikasi molekul yang membuat mereka keluar,” ujarnya.

Kirichok menambahkan, pori-pori tesebut, atau  yang disebut peneliti dengan istilah saluran Hv1 proton, tampaknya dikonsidikan dalam posisi terbuka. Pori-pori itu dapat merespons sejenis zat yang disebut anandamide, yang terdapat pada alat reproduksi perempuan dan zat itu kadarnya tinggi di sekitar sel telur.

Anandamide adalah endocannabinoid, sejenis bahan alami yang dapat memengaruhi neuron. Menurut peneliti, zat cannabinoids  yang ditemukan pada  mariyuana juga memiliki efek serupa sehingga hal itu dapat menjelaskan mengapa penggunaan ganja menyebabkan kemandulan pada pria.

“Mariyuana tampaknya membuat sperma menjadi aktif secara prematur sehingga mereka hangus dalam hitungan jam,”  ujar Dr Kirichok.

Sumber: BBC

Categories: biologi, sains | Tags: | Leave a comment