Si Buah Hati

Twin Telephaty

Kita sering mendengar adanya hubungan batin yang kuat pada saudara kembar atau Twin Connection /Telephaty . Jika yang satu sakit, maka yang lain juga akan menjadi sakit. Jika yang satu berada dalam bahaya, maka saudara kembarnya akan merasakan bahaya itu bahkan walaupun ia sedang berada di tempat yang jauh. Karena itu banyak yang percaya kalau pada anak kembar, terdapat hubungan telepatik yang lebih kuat dibanding pada non kembar. Bagaimana sains menjelaskan fenomena ini?

Fenomena Telepati pada saudara kembar sebenarnya cukup menarik perhatian para peneliti. Sejumlah percobaan telah dilakukan untuk membuktikan kebenaran anggapan ini.

Dalam salah satu eksperimen, sepasang saudara kembar dipisahkan dalam ruangan yang berbeda. Satu orang berfungsi sebagai sender (pengirim pesan) dan satu lagi sebagai receiver (penerima pesan).

Lalu, sender diminta untuk memilih satu kartu dari antara satu pak kartu. Kemudian, ia diminta untuk berkonsentrasi pada gambarnya dan mengirimkan bayangannya dengan pikiran kepada saudara kembarnya di ruang sebelah.

Lalu, saudara kembarnya yang berfungsi sebagai receiver di ruangan lainnya juga diminta untuk memilih salah satu kartu dari antara satu pak kartu.

Hasilnya menunjukkan kalau sang receiver memilih kartu yang sama dengan yang dipilih sender dengan kemungkinan 50%.

Hasil ini cukup luar biasa mengingat jumlah kartu berbeda yang cukup banyak di dalam satu pak kartu.

Lalu, eksperimen dilanjutkan, namun kali ini dengan sedikit modifikasi.

Kali ini, yang memilih kartu adalah orang lain, bukan sender. Setelah orang itu memilih satu kartu, ia memperlihatkannya kepada sender. Sender diminta untuk mengingat gambar kartu tersebut dan mengirimkannya dengan pikiran kepada receiver di ruang sebelah.

Kali ini, kesamaan kartu yang dipilih receiver turun menjadi hanya 25%.

Hasil eksperimen ini membuat para peneliti menyimpulkan kalau tidak ada hubungan telepati diantara saudara kembar. Yang ada hanyalah kesamaan preferensi.

Kesamaan Preferensi
Yang dimaksud dengan kesamaan preferensi disini adalah, kedua saudara kembar itu memiliki kesamaan hobi, pemikiran, dan kemauan. Ini menyebabkan mereka memiliki pilihan-pilihan yang sama di dalam hidup.

Jika kedua hasil eksperimen tersebut menunjukkan persentase hasil yang sama, maka mungkin memang ada hubungan telepati diantaranya. Tapi, ternyata tidak.

Kesamaan preferensi ini bisa dihasilkan karena mereka tumbuh bersama, menjalani kehidupan bersama, bermain bersama sehingga mereka mengembangkan sifat-sifat yang sama.

Karena kesamaan yang unik itu, orang-orang akan menyangka ada hubungan telepati diantara mereka.

Kesamaan Genetik
Seorang psikolog dari sebuah rumah sakit di Lagos, Dr.Rotimi Coker, memberikan sebuah penjelasan sains mengenai bagaimana kesamaan preferensi bisa berkembang pada saudara kembar. Menurutnya, kesamaan ini bisa berkembang bukan hanya karena mereka tumbuh bersama dalam lingkungan yang sama, melainkan juga karena dipengaruhi oleh faktor genetika.

Menurutnya, ada dua jenis saudara kembar, yaitu kembar Mono-Zygotic dan kembar Di-Zygotic.

Kembar Mono-Zygotic adalah kembar yang berasal dari satu sel telur yang sama. Kembar jenis inilah yang sering disebut kembar identik.

Di lain pihak, kembar Di-Zygotic berasal dari dua sel telur yang berbeda dan kembar ini disebut kembar tidak identik.

Karena berasal dari sel telur yang sama, kembar Mono-Zygotic memiliki kromosom dan gen yang sama. Ini menyebabkan keduanya memiliki sifat-sifat yang mirip yang menyebabkan keduanya memiliki kesamaan preferensi.

Dr. Coker juga mengatakan, karena kembar identik memiliki kromosom tertentu yang sama, maka kemungkinan keduanya mengalami sakit yang sama sangat tinggi, bahkan walaupun mereka tidak tinggal serumah.

Pendapat Dr.Coker juga disetujui oleh Prof. Kayode Oguntuashe dari Universitas Lagos. Menurutnya, kembar identik memang memiliki kumpulan gen yang sama, karena itu mereka akan memiliki pengaturan watak yang sama dalam hal perasaan, pemikiran dan tindakan.

Namun, Prof. Oguntuashe juga tidak menolak kemungkinan terjadinya perbedaan karena faktor lingkungan.

Dr. Lynne Cherkas, seorang analis genetika di Departemen penelitian anak kembar di King’s College, London, adalah salah satu peneliti yang telah menghabiskan bertahun-tahun lamanya untuk memecahkan misteri anak kembar.

Dr. Cherkas sendiri adalah kembar non identik.

Menurut survei yang dilakukannya, perasaan saling terhubung ternyata lebih kuat pada kembar identik dibanding kembar non identik. Temuan ini sepertinya mengkonfirmasi kesimpulan Dr. Coker.

Dr. Cherkas berkata:

“Anak kembar yang dibesarkan bersama akan mengalami pengalaman sosial yang sama. Gen pastilah memiliki peranan penting dalam pengalaman “telepatik” itu. Kalau tidak, pengalaman “telepatik” pada kembar non identik seharusnya sama banyaknya dengan kembar identik.”

Dengan kesimpulan ini, apakah sains sudah bisa menjawab fenomena “telepatik” pada saudara kembar? Mungkin tidak. Tapi paling tidak kita memiliki sedikit gambaran mengenai fenomena ini.

Twin Connection
Menarik untuk mendengarkan pendapat Prof. Chris French, kepala peneliti psikologi anomalistik di Universitas London, mengenai fenomena hubungan batin ini. Ia memberikan penjelasan yang lebih prosaik:

“Orang akan selalu memiliki perhatian dan kepedulian terhadap orang yang mereka kasihi. Karena itu, pada suatu titik, perasaan itu akan saling mengikat sehingga ketika mereka merasakan sesuatu, maka perasaan itupun akan menjadi kenyataan.”

Dengan kata lain, ikatan batin yang ada pada saudara kembar bukan hanya dimiliki oleh mereka yang memiliki kesamaan wajah. Ketika kita memiliki perasaan yang saling terhubung, pada suatu titik, perasaan itu akan saling mengikat. Dengan demikian, kitapun menjadi saudara kembar bagi yang lainnya.

Categories: Si Buah Hati | Tags: | Leave a comment

8 Mitos Anak Kembar

Rasa senang ketika tahu akan mendapatkan bayi kembar biasanya diiringi mitos-mitos menyesatkan dari sekitar. Jangan panik. Anda justru harus tenang dan mencari tahu sekaligus mengerti penjelasannya.

1. Mana kakak, mana adik?
Fakta: Mitos lokal yang mengatakan, bayi kembar yang lahir (keluar dari rahim) lebih dulu adalah adiknya, bukan kakak. Alasannya, karena si kakak “membantu” adiknya untuk keluar. Padahal, dunia kedokteran sepakat menyatakan, bayi yang lahir lebih dulu (berdasarkan tanggal dan waktu) adalah kakak, berikutnya baru adik.

2. Si baik vs si jahat
Fakta:  Dalam mitologi lama, si kembar selalu digambarkan sebagai si baik dan si jahat, atau pemimpin (biasanya yang lebih tua) dan pengikut. Katanya, ini terjadi karena salah satu dari mereka jenuh selalu dikait-kaitkan hingga ingin lebih unggul dari kembarannya, serta ingin mendapatkan perhatian lebih dari orangtua dan orang di sekitarnya.

Padahal, tidak pernah ada bukti ilmiah yang menunjukkan kalau kepribadian kembar sebagai bentuk jenis persaingan. Yang biasanya terjadi, anak kembar justru memiliki kepribadian dan talenta yang unik serta selalu ingin saling melengkapi. Misalnya, yang satu pintar di bidang akademik, yang lain lebih jago di olahraga.

3. Anak kembar tidak boleh satu sekolah karena bisa mengganggu prestasinya

Fakta: Ada beberapa sekolah yang menerapkan peraturan standar bahwa anak kembar tidak boleh ditempatkan di kelas yang sama. Alasannya, agar anak dapat mengembangkan identitas independen mereka dan tidak tergantung kembarannya. Malah, alasan lainnya lebih konyol, yaitu menjauhkan dari kemungkinan keduanya akan gagal jika berada di kelas atau sekolah yang sama.

Beberapa ahli justru menyarankan anak kembar untuk selalu bersama agar karakter, emosi, dan pertumbuhannya dapat berkembang lebih baik. Jika pemisahan dilakukan, maka hal itu malah dapat merusak pengalaman pendidikan mereka. Dari sisi psikologis, setiap anak kembar biasanya merasa nyaman berada di dekat kembarannya. Ketika salah satu dari mereka menghadapi masalah (pelajaran atau pertemanan), tentunya mereka akan lebih mudah untuk saling mendukung.

Yang jelas, orangtua yang memiliki anak kembar harus mempertimbangkan dan mengevaluasi pemilihan sekolah yang bisa memajukan kemampuan tiap-tiap anak, termasuk dinamika hubungan dan individu gaya belajar anak. Caranya, kenali kebutuhan dan kepribadian anak kembar Anda, juga hubungan mereka berdua. Selanjutnya, ajak mereka berdiskusi mengenai pilihan sekolahnya. Apakah ingin sekolah di tempat yang sama atau yang berbeda?

4. Jika salah satu anak kembar sakit, saudara kembarnya pasti sakit juga

Fakta: Inti dari mitos ini adalah anak kembar mempunyai kemampuan telepati. Contoh lainnya adalah jika yang satu tidak bisa menyelesaikan perkataannya, yang lainnya akan mampu membaca pikiran kembarannya dan menyelesaikan perkataannya. Ini terjadi karena anak kembar memiliki “bahasa kode” yang tidak dimengerti orang luar selain mereka sendiri atau idioglossia. Kemampuan ini timbul karena kedekatan emosional mereka sudah dimulai sejak sembilan bulan berada di rahim yang sama, yang begitu lahir dan tumbuh pun mereka selalu bersama.

Akan tetapi, hal yang hampir serupa juga bisa terjadi pada suami-istri, saudara dekat, teman baik (yang memiliki kesamaan genetik ekstrem).

5. Bayi kembar tidak bisa menerima ASI eksklusif, ibu harus memilih salah satu
Fakta:  Menyusui bayi kembar memang penuh tantangan, tetapi bukan tidak mungkin dilakukan. Untuk kembar dua, jika memungkinkan, Anda bisa menyusuinya bersamaan. Namun kalau tidak memungkinkan atau anak kembarnya lebih dari dua, sebelum jam menyusui, peraslah ASI Anda dengan menggunakan alat pemeras ASI manual atau elektrik dan menampungnya di botol-botol yang sudah dipersiapkan.

Saat waktu menyusui tiba, Anda tetap bisa menyusui anak-anak bersamaan (yang satu langsung ke payudara Anda, yang lainnya dengan botol), tanpa salah satu di antara mereka menangis terlebih dahulu karena kelaparan. Mintalah bantuan orang-orang di sekitar Anda untuk memudahkan kegiatan ini. Satu lagi, miliki buku untuk mencatat siapa yang mengisap payudara pertama kali dan siapa yang minum terakhir agar tidak lupa atau tertukar.

6. Hanya lelaki (yang terlahir kembar) yang dapat menurunkan gen kembar
Fakta
:  Tiap-tiap generasi, entah itu lelaki atau perempuan, dari keluarga tertentu yang memiliki peluang sama dalam melahirkan bayi kembar. Peluang akan semakin besar jika memang ada salah satu dari suami atau istri yang memiliki gen kembar.

Kemungkinan memiliki anak kembar biasanya juga bisa terjadi karena perempuan mengalami pelepasan sel telur secara berlebihan atau hiperovulasi. Pada akhirnya, hiperovulasi bisa menurun pada anaknya yang berjenis kelamin perempuan.

7. Hanya anak kembar yang bisa memiliki keturunan kembar
Fakta: Kehamilan kembar memang sangat mungkin terjadi pada pasangan yang memiliki keturunan kembar. Namun, pada era ilmu kedokteran yang sudah semakin maju, sudah tersedia obat pemicu tumbuh-kembang sel telur (biasanya yang memiliki masalah fungsi indung telur/ovarium).

Pada kasus ini terjadi pematangan dan pelepasan sel telur lebih dari satu yang kemudian dibuahi lebih dari satu sel sperma juga, hingga kehamilan kembar itu terjadi. Pembuahan dapat terjadi secara alami di dalam saluran telur atau di laboratorium pada kasus bayi tabung.

8. Anak kembar yang terpisah dari ibu mempunyai badan yang lebih pendek
Fakta:
Jika tinggi badan anak tidak setinggi ibunya, maka yang lebih logis adalah jika hal itu disebabkan gen bawaan dari orangtuanya, kurangnya asupan nutrisi, dan stres. Meski demikian, anak yang tidak dipisahkan dengan ibunya tentu akan mendapatkan perhatian lebih baik, dari segi fisik atau mental. Dengan demikian, masa tumbuh kembangnya bisa dilalui dengan optimal.

(Tabloid Nova)

Categories: Si Buah Hati | Tags: | Leave a comment

Susah Punya Anak Lagi, Begitu Hamil Langsung Dapat kembar 3

Susah Punya Anak Lagi, Begitu Hamil Langsung Dapat 3

(childrenswishingwell.org)

Pasangan yang susah mendapatkan anak biasanya melakukan segala cara. Jika cara alami gagal membuah hasil, bantuan medis pun dijalani untuk mendapatkan si buah hati.

Seperti yang dialami pasangan Savitri (35 tahun) dan Partono (38 tahun). Keduanya memilih cara inseminasi demi mendapatkan anak, setelah sebelumnya keduanya telah memiliki seorang putri yang sudah berusia 4,5 tahun.

Program inseminasi atau Intra Uterina Insemination (IUI) dilakukan keduanya dengan bantuan dokter Caroline Tirtajasa SpOG (K), SubSpesialis Kebidanan dan Kandungan, Konsultan Fertility di OmniFertility Centre, RS Omni Pulomas, Jakarta Timur.

Setelah melalui program ini selama 9 bulan, akhirnya upaya ini membuahkan hasil. Pasangan itu pun mendapatkan bayi kembar tiga (triplet) pada 19 Maret 2013, pukul 02.00 WIB di RS Omni Pulomas, Jakarta.

Ketiga bayi itu lahir dalam keadaan sehat. Dua bayi laki-laki dengan berat 2.780 gram dan 2.710 gram serta satu bayi perempuan dengan berat 2.540 gram. Ketiga bayi itu merupakan hasil proses inseminasi.

Awalnya, tahun 2007, pasien mendatangi dr. Caroline dengan keluhan sudah satu tahun menikah tidak kunjung hamil. Lalu, diketahui terjadi ketidakseimbangan hormon pada pasien. Akhirnya dilakukan program hamil, seperti mengatur siklus haid serta pemberian obat-obat hormonal selama beberapa bulan dan berhasil membuahkan anak perempuan.

Namun, setelah anak perempuannya berusia lima tahun, pasien ingin memiliki anak lagi tapi tidak kunjung hamil. Pasien pun kembali periksa ke dr. Caroline.

dr. Caroline mengatakan, pasien mengalami infertilitas primer dan infertilitas sekunder, sehingga kembali dilakukan program kehamilan seperti sebelumnya. Tapi, tidak berhasil. Akhirnya, dr. Caroline mencoba cara lain.

“Sel telurnya kebetulan bagus pada saat itu. Saya anjurkan inseminasi dan pasiennya juga bersedia. Lalu kita lakukan prosedur,” ujar Caroline.

Menurut, Caroline, sebenarnya ini termasuk teknologi reproduksi berbantu (TRB) berupa inseminasi intra uterin. Tapi, dengan inseminasi ini akhirnya berhasil hamil.

“Malah karena ada tiga sel telur besar dan bagus, bisa dibuahi sperma ketiganya, akhirnya jadi tiga bayi,” kata dr. Caroline ketika ditemui Liputan6.com di RS Omni Pulomas, Jakarta, Senin (25/3/2013).

Cara itu langsung berhasil membuat pasien hamil, tidak seperti saat kehamilan pertama yang menggunakan program hamil selama berbulan-bulan. Pasien diketahui memiliki bayi kembar, setelah usia kandungan empat minggu melalui USG transvaginal.

Persiapan Matang

Bayi kembar 3 yang berhasil ditangani Dr. Caroline Tirtajasa, Sp.OG (K), di rumah sakit Omni Pulomas sangat dipersiapkan dengan matang. Dr. Caroline benar-benar menjaga kondisi ibu hamil serta menjaga komunikasi agar kalau terjadi sesuatu bisa segera datang.

Akhirnya bayi kembar 3 berhasil dipertahankan sampai sembilan bulan, lahir bayinya juga sudah cukup besar. Jadi, langsung rawat gabung dengan ibunya, tidak perlu masuk inkubator.

Dr. Caroline mengungkapkan, ia sendiri yang membentuk panitia persiapan menyambut kelahiran si kembar tiga. Ia juga berkoordinasi dengan dokter spesialis anak. Karena begitu bayi lahir, dokter spesialis anak akan menangkapnya untuk dibersihkan jalan nafas atau mungkin diresusitasi.

“Jadi, kita membentuk tim, ada satu dokter spesialis anak yang juga sudah mendalami neonatologi (dokter spesialis yang khusus menangani bayi-bayi lahir kecil). Jadi memang kita sudah persiapkan ke arah sana. Karena memang antisipasi untuk bayi kembar, kita harus siap jika pasien mules atau ketuban pecah sewaktu-waktu”.

“Apabila terjadi saat usia bayi belum matang yang berarti prematur, kita sudah memiliki persiapan itu. Kemudian juga, inkubator harus disiapkan tiga, perawat bayinya juga khusus, tiga orang, alat untuk pernapasan bayi kecil, dan ventilator untuk bayi,” jelasnya.

Proses operasi bayi kembar tiga itu juga tidak terlalu rumit karena semuanya sudah dipersiapkan dengan baik. Lama operasinya kurang lebih 45 menit sampai 1 jam. Jarak lahir per bayinya juga sebentar, sekitar dua menit.

Lebih murah

Inseminasi berbeda dengan bayi tabung. Prosedurnya pun lebih sederhana dibanding bayi tabung.

“Jadi, inseminasi ini, prinsipnya adalah spermanya disiapkan, kemudian ditampung, dipilih dan dicuci. Nah, setelah jadi, biasanya 1 cc, kemudian dengan kateter kecil kita masukkan ke dalam rahim ibu. Setelah itu, sudah, tinggal kita tunggu dua minggu. Kalau dia (pasien) haid berarti gagal. Kalau tidak, ya hamil.” jelas Caroline.

Selain simpel, proses inseminasi ini juga terbilang jauh lebih murah dibanding bayi tabung. Biaya inseminasi mencapai Rp 2,9 juta sedangkan biaya bayi tabung mencapai Rp 60-70 juta. (Zul/Igw)

sumber: Liputan6.com
Categories: biologi, Si Buah Hati | Leave a comment

Masalah pada Sperma Pria dan Cara meningkatkan kualitas sperma

 

Betapa pentingnya fungsi sperma dalam sebuah proses kehamilan. Sehingga, kelainan pada sperma dapat mengakibatkan terganggunya fungsi reproduksi pria. Kasus-kasus yang banyak terjadi pada pria adalah:

* Jumlah Sperma

Cairan yang dikeluarkan pria pada saat ejakulasi sewaktu senggama disebut cairan semen. Volume normal cairan semen sekitar 2-5 ml. “Cairan semen ini berwarna putih mutiara dan berbau khas langu dengan pH 7-8,” papar dr. Bowo. Nah, volume cairan semen dianggap rendah secara abnormal jika kurang dari 1,5 ml. Volume semen melebihi 5 ml juga dianggap abnormal.

Dalam cairan semen inilah jumlah spermatozoa merupakan penentu keberhasilan memperoleh keturunan. Yang normal, jumlah spermatozoanya sekitar 20 juta/ml. Pada pria ditemukan kasus spermatozoa yang kurang (oligozoospermia) atau bahkan tak ditemukan sel sperma sama sekali (azoospermia).

Kecuali sel-sel spermatozoa, dalam cairan semen ini terdapat zat-zat lain yang berasal dari kelenjar-kelenjar sekitar reproduksi pria. Zat-zat itu berfungsi menyuplai makanan dan mempertahankan kualitas spermatozoa sehingga bisa bertahan hidup sampai masuk ke dalam saluran reproduksi wanita.

* Kelainan Bentuk (Morfologi).

Sperma yang normal berbentuk seperti kecebong. Terdiri dari kepala, tubuh, dan ekor. Kelainan seperti kepala kecil atau tak memiliki ekor akan mempengaruhi pergerakan sperma. Ini tentu saja akan mempersulit sel sperma mencapai sel telur.

* Pergerakan Lemah

Untuk mencapai sel telur, sel sperma harus mampu melakukan perjalanan panjang. Ini pun menjadi penentu terjadinya pembuahan. Jumlah sel sperma yang cukup, jika tak dibarengi pergerakan yang normal, membuat sel sperma tak akan mencapai sel telur. Sebaliknya, kendati jumlahnya sedikit namun pergerakannya cepat, bisa mencapai sel telur.

Kasus lemahnya pergerakan sperma (asthenozoospermia) kerap dijumpai. Adakalanya malah spermatozoa mati (necrozoospermia). Gerakan spermatozoa dibagi dalam 4 kategori:
a. Bergerak cepat dan maju lurus
b. Bergerak lambat dan sulit maju lurus
c. Tak bergerak maju (bergerak di tempat)
d. Tak bergerak.

Sperma dikatakan normal bila memiliki gerakan normal dengan kategori a lebih besar atau sama dengan 25% atau kategori b lebih besar atau sama dengan 50%.

Spermatozoa yang normal satu sama lain terpisah dan bergerak sesuai arahnya masing-masing. Dalam keadaan tertentu, spermatozoa abnormal bergerombol, berikatan satu sama lain, dan tak bergerak. “Keadaan tersebut dikatakan terjadi aglutinasi,” jelas Tri Bowo. Aglutinasi dapat terjadi karena terjadi kelainan imunologis di mana sel telur menolak sel sperma.

* Cairan Semen Terlalu Kental

Cairan semen yang terlalu kental mengakibatkan sel sperma sulit bergerak. Pembuahan pun jadi sulit karena sel sperma tak berhasil mencapai sel telur. Pada kasus normal, saat diejakulasikan, cairan semen dalam bentuk yang kental akan mencair (liquifaksi) antara 15-60 menit.

* Saluran Tersumbat

Saat ejakulasi, sperma keluar dari testis menuju penis melalui saluran yang sangat halus. Jika saluran-saluran itu tersumbat, maka sperma tak bisa keluar. Umumnya hal ini disebabkan trauma pada benturan. Bisa juga karena kurang menjaga kebersihan alat kelamin sehingga menyuburkan kehidupan virus atau bakteri.

* Kerusakan Testis

Testis dapat rusak karena virus dan berbagai infeksi, seperti gondongan, gonorrhea, sifilis, dan sebagainya. Untuk diketahui, testis merupakan pabrik sperma. Dengan demikian kesehatannya harus dijaga. Soalnya, testis yang sehat akan menghasilkan sperma yang baik secara kualitas dan kuantitas.

Testis ini sangat sensitif. Mudah sekali dipengaruhi oleh faktor-faktor luar. Jika testis terganggu, produksi sperma bisa terganggu. Mungkin saat berhubungan, pria tetap mengeluarkan sperma. Hanya saja tanpa sel sperma (azoospermia).

Usaha untuk memiliki momongan tak harus fokus pada pihak perempuan. Fertilitas pria pun perlu diperhatikan, terutama soal jumlah dan tingkat mobilitas sperma.

Cara Meningkatkan Kualitas Sperma

Banyak cara yang bisa dilakukan pria untuk memproduksi sperma yang sehat. Jadi, bantu pasangan Anda mengubah perilaku dan pola makan menjadi lebih sehat.

Gaya hidup
Menjauhkan pria dari alkohol punya pengaruh positif untuk meningkatkan jumlah dan mobilitas sperma. Pakaian juga mempengaruhi. Celana yang terlalu ketat berpengaruh kurang baik untuk kualitas produksi sperma. Selain itu kebiasaan mandi di hot tub tampaknya juga perlu dikurangi, karena kurang baik untuk testis.

Makanan
Selain gaya hidup, makanan punya andil besar. Makanan organik yang bebas pestisida dan zat kimia bisa menurunkan jumlah sperma. Sedangkan makanan dengan kandungan zat gizi berikut ini bisa meningkatkan fertilitas pada pria:

* Seng
Tiram dikenal sebagai makanan perangsang gairah. Mengonsumsi tiram bisa meningkatkan mood menjadi lebih romantis. Tiram mengandung seng yang bisa mendorong fertilitas pada pria lebih baik, menurut penelitian dari University of Michigan. Makanan lain yang mengandung seng adalah daging, liver, kacang-kacangan seperti buncis, kacang panjang, biji kapri, dan akar jahe.

* Kalsium dan vitamin D
BabyCenter.org melaporkan hasil penelitian dari University of Wisconsin bahwa kalsium dan vitamin D meningkatkan fertilitas pria. Makanan yang mengandung kalsium di antaranya susu, keju, es krim, dan yogurt. Sedangkan vitamin D bisa didapat dari salmon.

* Antioksidan (vitamin E dan C)
Vitamin E dan C adalah antioksidan paling kuat karena mampu melawan radikal bebas yang merusak sperma. Pria perlu lebih banyak mengonsumsi makanan yang kaya vitamin E dan C, untuk menjaga kualitas sperma dalam hal jumlah dan daya tahannya. Makanan bervitamin E seperti bayam, brokoli, kiwi, mangga, tomat, biji bunga matahari, almond, dan selai kacang. Sedangkan vitamin C terdapat pada buah sitrus, dan paprika (merah, kuning, oranye).

* Asam folat (Vitamin B kompleks)
Asam folat merupakan vitamin penting untuk menambah jumlah sperma dan meningkatkan fertilitas. Makanan mengandung asam folat dapat ditemukan pada jeruk bali, sereal, gandum, kacang-kacangan, asparagus, bayam, dan biji bunga matahari.

sumber : kompas.com

Categories: Si Buah Hati | Tags: | Leave a comment

Gangguan Kesuburan Adalah Penyakit!

Seringkali gangguan kesuburan atau infertilitas dianggap sebagai suatu kelainan. Padahal, infertilitas termasuk salah satu penyakit pada sistem reproduksi manusia. Akibat yang ditimbulkan pun bisa fatal, yakni terjadinya kemandulan.

“Gangguan kesuburan adalah penyakit. Di mana penyakit itu bisa mengenai pada kedua pasangan. Berbeda pada penyakit katarak, amandel atau penyakit jantung yang cuma satu pasiennya. Kalau gangguan kesuburan pasiennya dua,” ujar Sudirmanto, konsultan fertilitas dan spesialis kebidanan kandungan dari Rumah Sakit Anak dan Bunda Harapan Kita, dalam seminar awam Harapan Baru Untuk Mendapatkan Buah Hati,  di Jakarta.

Menurut Sudirmanto, gangguan sistem reproduksi masalahnya dapat berasal dari otak, indung telur, rahim, atau di rongga perut, tumor/ kista. “Nah, itu harus dicari semua,” jelasnya.

Untuk mengetahui penyebab gangguan kesuburan, dapat dilakukan konsultasi dan pemeriksaan fisik, ultrasonografi (USG), histerosalfingografi (HSG), dan analisa sperma. Bahkan jika diperlukan, dapat dilakukan histeroskopi, laparoskopi dan laboratorium hormon, imunologi dan genetik.

Sudirmanto menyarankan, penting bagi pasangan suami isteri untuk melakukan pemeriksaan atau konsultasi kepada dokter seputar masalah kesuburan. “Periksa minimal satu tahun setelah menikah dan telah melakukan hubungan seksual secara teratur. Tapi, kalau wanitanya sudah di atas 35 tahun dan ada riwayat infeksi, endometriosis, dan gangguan haid, menikah 6 bulan saja sudah harus langsung diperiksa. Jangan nunggu satu tahun, nanti terlambat,” tegasnya.

Sementara itu, spesialis kebidanan dan kandungan Abdullatif mengatakan, pemeriksaan gangguan kesuburan harus difokuskan kepada pasangan, bukan suami atau isteri saja.

Baik suami-isteri dianjurkan hadir bersama setiap melakukan kunjungan pemeriksaan gangguan kesuburan, agar keduanya mengerti tentang penjelasan, pilihan dan anjuran yang diberikan serta mendapatkan kesempatan yang sama untuk bertanya langsung.

“Riwayat gangguan dan penanganan medis pasangan suami-isteri sebelumnya, sangat diperlukan untuk penentuan masalah yang dialami mereka,” ujarnya.

Ditambahkannya pula, bahwa konsultasi yang teratur akan memberi kesempatan kepada dokter untuk meninjau ulang dan mengupas hasil pemeriksaan dan menentukan pengobatan lebih lanjut. Pemeriksaan gangguan kesuburan dimulai dengan pertanyaan terinci tentang riwayat kesuburan dan kesehatan dahulu serta pemeriksaan fisik secara umum terhadap suami dan isteri.

“Kemudian dokter sudah bisa menganjurkan melakukan pola hidup sehat yang menunjang kesuburan, memberikan nasihat senggama yang baik, membuat perencanaan pemeriksaan selanjutnya dan menunggu hasilnya,” terangnya.

Abdullatif bilang, kelainan alat berketurunan (organ reproduksi) sebagai salah satu faktor penyebab gangguan kesuburan, umumnya  dapat terjadi di masa balita, masa pra-remaja (10-12 tahun) dan masa remaja (13-18 tahun) dan bisa diketahui dengan segera, dan sebagian besar bisa ditangani secara medis.

sumber : Kompas.com

Categories: Si Buah Hati | Tags: | Leave a comment

Kurang Subur Juga karena Laki-laki

 

 

 

“Infertil” atau kurang subur sering dimaknai sebagai urusan kaum wanita.Padahal, kaum pria dan wanita sama-sama juga berpotensi menjadi penyebab momongan tak kunjung hadir. Dengan kata lain, infertil adalah persoalan pasangan.

Faktanya, dalam 50 tahun terakhir tingkat kesuburan pria terus berkurang. Pria dewasa ini memiliki tingkat kesuburan separuh dari yang dimiliki pria yang hidup pada dasawarsa 60-an. Infertilitas pria juga terus menurun sampai dua persen tiap tahunnya.

Secara umum dokter menyebutkan bahwa jika suatu pasangan tidak kunjung hamil, sepertiganya adalah adanya masalah pada organ reproduksi wanita, sepertiga karena gangguan pada tubuh pria dan sepertiganya gabungan dari kedua faktor itu.

Dalam sebuah penelitian di Inggris terhadap 708 pasangan yang kurang subur ditemukan kelainan pada sperma sebagai penyebab utama infertilitas.

Lantas, apa saja yang bisa membuat sel sperma berenang lebih lambat, memiliki bentuk yang abnormal sehingga tidak bisa membuahi sel telur? Penyebabnya bisa karena faktor genetik tapi juga bisa dipicu oleh gaya hidup. Berendam di air panas bukan satu-satunya penyebab, masih ada beberapa penyebab kelainan pada sperma lain yang mungkin belum Anda ketahui.

Kelainan genetik

Mutasi genetik yang menyebabkan hilangnya pelapis karbohidrat di sekitar sperma akan mengurangi kemampuan berenang sperma. Jika seorang pria mewarisi gen mutan ini dari ayahnya atau ibunya, mereka akan sulit menghamili.

Obesitas

Kegemukan berlebih akan memengaruhi kesehatan tubuh, termasuk setiap sel-sel tubuh.

Pekerjaan Beberapa bidang pekerjaan yang menyebabkan Anda duduk lama akan menyebabkan jumlah sel sperma berkurang karena meningkatnya temperatur skrotum.

Kecanduan alkohol Seorang pecandu alkohol memiliki sel sperma normal 30 persen lebih rendah.

Gangguan seksual Gangguan seksual seperti ejakulasi dini akan membuat sel sperma tidak pernah bisa mencapai saluran reproduksi wanita untuk bertemu sel telur.

Perokok Salah satu dampak buruk menghisap rokok adalah berkurangnya kemampuan gerak sperma.

Kurang gizi Tubuh memerlukan vitamin C, zinc, vitamin E dan beta karoten untuk menghasilkan sel sperma yang sehat.

Paparan toksin Racun-racun atau toksin seperti pestisida dan timah bisa merusak sperma.

Laptop Kebiasaan memangku laptop sebaiknya dihindari. Satu jam memangku laptop akan menaikkan suhu skrotum sampai dua derajat.

sumber: KOMPAS.com

Categories: Si Buah Hati | Tags: | Leave a comment

Penyebab Perempuan Sulit Hamil

 

Pada titik tertentu dalam kehidupan seseorang, keinginan untuk memiliki anak menjadi sangat besar. Tapi bagi sebagian orang, mendapat kehamilan atau mengandung merupakan sebuah misi yang mustahil.

Menurut Mayo Clinic, sekitar 10 sampai 15 persen pasangan di Amerika Serikat tidak subur. Hal ini mungkin disebabkan karena berbagai alasan, bisa karena dari pihak laki-laki atau pun perempuan.

Menurut US Department of Health and Human Services, penyebab umum dari ketidaksuburan pada perempuan adalah adanya masalah dengan ovulasi. Ini adalah suatu proses pelepasan telur yang telah matang dari dalam rahim untuk kemudian berjalan menuju tuba falopi untuk dibuahi.) Sebuah tanda umum dari masalah ovulasi di antaranya periode menstruasi yang abnormal, atau kurang lengkapnya periode menstruasi.

Di bawah ini adalah beberapa penyebab umum ketidaksuburan pada wanita, yang sebagian besar berhubungan dengan masalah ovulasi :

1. Sindrom Ovarium Polikistik  (PCOS)

PCOS merupakan kondisi yang menyebabkan kelebihan produksi hormon androgen dan merupakan salah satu penyebab utama infertilitas pada perempuan. Ketidakseimbangan hormon yang disebabkan oleh PCOS menyebabkan masalah dengan ovulasi dan terganggunya siklus menstruasi. Kondisi ini juga sering dikaitkan dengan obesitas dan resistensi insulin.

2. Menopause dini

Menurut Mayo Clinic, menopause dini didefinisikan sebagai kekurangan atau hilangan menstruasi dan tanda awal habisnya folikel ovarium sebelum seorang wanita mencapai usia 40 tahun. Seorang perempuan dianggap menopause dini jika fungsi ovarium (indung telur) dan menstruasi berhenti sebelum usia 40 tahun. Penyakit kekebalan tertentu atau bahkan terapi radiasi dapat memicu menopause dini pada perempuan.

3. Kerusakan pada saluran telur (tuba)

Ketika saluran tuba meradang, hal ini mungkin disebabkan karena adanya penyumbatan atau jaringan parut, yang pada gilirannya, menyebabkan infertilitas. Kerusakan tersebut umumnya disebabkan oleh infeksi penyakit menular seksual, terutama klamidia. Kasus-kasus lain yang dapat menyebabkan penyumbatan pada tuba  termasuk penyakit radang panggul, atau bekas operasi akibat kehamilan ektopik.

4. Endometriosis

Endometriosis adalah suatu kondisi dimana jaringan rahim tumbuh di luar rahim. Kondisi ini biasanya akan mempengaruhi indung telur, telur, saluran telur, rahim dan bahkan fungsi sperma. Dalam kasus endometriosis yang ringan, konsepsi masih mungkin terjadi karena tidak semua wanita akan mengalami infertilitas. Pada kasus ini, laparoskopi dapat digunakan untuk menghilangkan jaringan parut yang disebabkan oleh endometriosis untuk membantu pembuahan.

5. Ovarium jaringan parut

Faktor lain yang mempengaruhi ovulasi wanita adalah kerusakan fisik pada ovariumnya. Kerusakan tersebut dapat disebabkan oleh pembedahan akibat kista ovarium. Operasi konstan yang luas atau invasif dapat menyebabkan kerusakan jaringan parut ke titik di mana folikel ovarium tidak dapat lagi dewasa, akibatnya proses ovulasi menjadi tidak lengkap.

6. Adhesi pelvis

Adhesi pelvis didefinisikan sebagai jaringan parut yang terbentuk setelah operasi panggul, usus buntu yang dapat mengganggu kesuburan. Adhesi pelvis dapat mengubah struktur saluran tuba, sehingga sulit untuk telur wanita melakukan perjalanan melalui saluran tersebut.

7. Masalah tiroid

Hipertiroidisme adalah suatu kondisi dimana kelenjar tiroid terlalu aktif. Sedangkan tiroid hipotiroidisme, merupakan kondisi yang disebabkan oleh tiroid kurang aktif. Keduanya dapat menyebabkan masalah infertilitas pada wanita.

8. Pengobatan Kanker

Memiliki kanker dan menjalani radioterapi atau bentuk lain pengobatan kanker dapat mengganggu fungsi dari sistem reproduksi pria atau wanita. Penelitian telah menunjukkan bahwa penurunan kesuburan seorang wanita salah penyebabnya adalah efek samping dari radiasi. Namun kondisi ini juga tergantung dari bagian tubuh yang di sinari. Perempuan yang menjalani terapi radiasi harus membicarakan dengan dokter mereka tentang efek pengobatan yang mungkin akan memengaruhi kesuburan mereka.

9. Obat-obatan tertentu
dan lifestyle

Obat-obatan tertentu dapat menyebabkan infertilitas pada wanita. Tetapi dengan menghentikan konsumsi obat itu sepenuhnya, wanita masih mungkin untuk kembali menjadi subur seperti semula. Menggunakan obat-obatan, minum alkohol, merokok, makan tidak sehat dan kelebihan berat badan atau kekurangan berat badan, dan olahraga atletik berlebihan juga dapat menyebabkan infertilitas pada perempuan.

10. Usia

Usia juga dianggap sebagai faktor umum terkait infertilitas pada perempuan. Perempuan di atas 40 tahun memiliki jumlah sel telur lebih rendah dan cenderung kurang sehat. Kemungkinan keguguran juga lebih tinggi pada wanita yang usianya lebih tua.

sumber : KOMPAS.com

Categories: Si Buah Hati | Tags: | Leave a comment

Terapi Musik Ibu Hamil Untuk Merangsang Kecerdasan Otak Janin

Menurut hasil penelitian ilmiah dari berbagai macam pakar seperti dokter ahli syaraf, psikolog, dokter anak, dokter kebidanan, dan lain-lain menyampaikan bahwa:

  1. Sudah ada proses belajar sejak dalam kandungan. Rahim ibu lebih menyerupai ruang kelas dari pada anggapan selama ini hanya sebagai ruang tunggu untuk lahir.

  2. Janin telah dapat mendengar secara jelas pada usia enam bulan dalam kandungan, sehingga ia dapat menggerak-gerakkan tubuhnya sesuai dengan irama nada suara ibunya atau cara ibunya berbicara.

  3. Janin juga mampu untuk belajar sedikit mengenai musik pada usia 4/5 bulan dalam kandungan. Artinya: secara pasti janin dapat bereaksi terhadap bunyi dan melodi dengan cara berbeda-beda terhadap ritme atau irama musik. Misalnya: Jika kita memutar lagu berirama lembut, maka janin yang sedang gelisah sekalipun akan merasa tenang atau relaks. Sebaliknya jika kita memutar lagu-lagu dengan irama cepat seperti Rock, maka janin menjadi kurang tenang.

  4. Janin dalam kandungan sudah memiliki perasaan, kesadaran, dan daya ingat.

  5. Janin dalam kandungan yang diberi rangsangan musik secara teratur dan terus-menerus ternyata mampu memacu kecerdasan bayi setelah lahir.

Anak sudah dimilai sejak awal dari kehamilan ibu karena waktu itulah terbentuknya organ-organ yang menjadi cikal-bakal seorang manusia.  Hal itu dapat dioptimalkan selain dengan mengkonsumsi makanan bergizi dan senam hamil, juga melalui terapi musik.

Dengan terapi musik ini dapat merangsang kecerdasan otak janin. Karena itulah setiap hari sang janin dalam kandungan perlu mendengarkan musik yang menenangkan perasaan agar ia kelak tumbuh menjadi anak yang cerdas.

Terapi musik itu adalah materi musik yang mampu mempengaruhi kondisi kesehatan seseorang, baik fisik maupun mental karena ada keterkaitan antara musik dengan emosi atau mental seseorang.  Khusus untuk ibu-ibu hamil, terapi musik ini bertujuan untuk memberikan stimulasi pada janin.

Patut diketahui bahwa terbentuknya telinga janin diawali pada usia kehamilan 24 minggu atau 5-6 bulan.  Bila seluruh bagian dari telinga telah terbentuk, maka si janin akan mendengar suara yang datang dari luar, seperti layaknya kita semua.  Yang lebih menakjubkan lagi, terbukti bahwa janin bukan saja mendengar, tetapi juga memberikan respon terhadap suara yang didengarnya.

Berdasarkan perkembangan embriologi, otak terdiri dari dua belahan, yakni belahan otak kanan dan belahan otak kiri yang pembentukannya dimulai pada awal-awal kehamilan sampai bayi lahir.  Belahan otak kiri merupakan tempat untuk melakukan fungsi akademik yang terdiri dari berbicara/kemampuan tata bahasa, baca-tulis-hitung, daya ingat, logika, angka, analisis dan lainnya. Karena bersifat logis, maka otak kiri berhubungan erat dengan pembentukan kecerdasan otak anak pada pendidikan formal.  Sedangkan belahan otak kanan berkaitan dengan perkembangan artistic dan kreatif, perasaan, gaya bahasa, irama, imajinasi, khayalan, warna, pengenalan diri dan orang  lain, sosialisasi dan pengembangan kepribadian.

Bila menyimak penjelasan tersebut jelas sekali bahwa fungsi otak kiri dan otak kanan, ada kaitannya dengan musik.  Dengan demikian, pada pelaksanaan terapi musik bagi ibu-ibu hamil, maka perangsangan atau stimulasi  mental haruslah mencakup perkembangan dari kedua belahan otak tersebut agar sang bayi kelak tumbuh dan berkembang menjadi individu atau manusia seutuhnya.  Dengan kata lain, ada keseimbangan antara fungsi otak kiri dan fungsi otak kanannya.

Untuk anda orangtua Muslim, terapi musik ini bisa di ganti dengan terapi lantunan Ayat-ayat Al Quran yang Insya Allah hasilnya akan lebih dahsyat karena selain merangsang kecerdasan otak juga memberikan harapan lahirnya anak-anak yang memiliki rasa keimanan yang kuat kepada Allah SWT.

(berbagai sumber)

 

Categories: Si Buah Hati | Leave a comment

Tanda-tanda Anak Punya Kecerdasan Tinggi

 

shutterstock

Di mata setiap orangtua, anak-anak mereka adalah anak cerdas dan jenius. Bagaimana tidak, setiap hari rasanya ada saja perkembangan kemampuan yang dimiliki anak. Entah itu dalam berbicara, menggambar, bernyanyi, atau mengutak-atik gadget.

Padahal, kebanyakan anak baru bisa disebut jenius atau berbakat di usia sekolah. Meski begitu, ada beberapa tanda di usia dini yang bisa menunjukkan apakah si kecil memiliki kecerdasan tinggi.

Anak berusia 2-4 tahun mungkin saja merupakan anak yang berbakat jika ia menunjukkan tanda-tanda berikut ini.

– Memiliki talenta khusus, misalnya saja kemampuan artistik atau dalam hal angka. Misalnya saja, anak mampu menggambar sesuatu dengan sangat jelas atau bisa mengingat angka dengan mudah.

– Mencapai tonggak perkembangan (milestone) lebih awal dibanding teman seusianya.

– Kemampuan bahasa yang sangat baik, misalnya mampu berbicara dalam kalimat lengkap lebih awal dibanding teman sebayanya.

– Punya rasa ingin tahu yang tinggi dan tak pernah bosan mengajukan pertanyaan.

– Sangat aktif (meski bukan hiperaktif). Anak yang hiperaktif hanya memiliki rentang konsentrasi rendah, sementara anak yang berbakat mampu berkonsentrasi pada satu hal untuk waktu yang lama. Ia juga memiliki keinginan kuat pada hal yang menjadi ketertarikannya dan suka melakukan aktivitas sulit.

– Memiliki imajinasi yang jelas. Anak berbakat seringkali menciptakan teman imajiner.

– Mampu mengingat sesuatu dengan mudah dan menceritakan kembali apa yang ia pelajari dari buku, TV, atau film yang ditontonnya.

Tanda-tanda anak berbakat lainnya mungkin agak sulit dilihat. Ada beberapa anak berbakat yang sudah menyadari mereka “berbeda” dari rekan sebayanya. Hal itu bisa membuat mereka merasa terasing dan juga menjadi sasaran bullying.

Anak-anak yang jenius juga sering mengalami rasa frustrasi karena mereka mampu berpikir lebih cepat dibanding apa yang bisa mereka ekspresikan, baik secara verbal maupun fisik.

Uji bakat

Meski orangtua kerap penasaran apakah anak mereka memiliki kecerdasan tinggi, kebanyakan anak tidak memerlukan uji bakat sebelum mereka masuk sekolah dasar.

Namun, para ahli menyarankan agar anak dibawa berkonsultasi jika mereka tampak bosan atau menunjukkan gejala gangguan emosional, misalnya tampak cemas, menolak berpartisipasi dalam kegiatan sekolah, atau sering mimpi buruk.

Menguji tingkat kecerdasan (IQ) anak sudah bisa dilakukan sejak mereka berusia 3 tahun. Selain tes IQ, bisa juga dilakukan tes bakat. Anak yang memiliki tingkat IQ 130 atau lebih dikategorikan sebagai anak jenius. Tingkat kecerdasan rata-rata adalah 85-115.

Namun, harus dipahami bahwa saat ini IQ hanyalah salah satu faktor dari berbagai faktor lain sebelum menentukan apakah anak disebut berbakat.

Sumber: kompas.com

Categories: Si Buah Hati | Leave a comment

9 Kecerdasan Anak yang Perlu Diketahui Orang Tua

Kecerdasan anak tak hanya diukur melalui ukuran IQ (Intelligence Quotient). Setiap anak memiliki kecerdasan yang majemuk, yakni kecerdasan intelektual (IQ) maupun kecerdasan emosional (Emotional Quotient/EQ). Menurut Howard Gardner salah seorang profesor pendidik dan peneliti dari Harvard University Amerika Serikat, ada 9 aspek kecerdasan seorang anak. Istilah yang sering kita dengar adalah multiple intelligences.

Apa sajakah kecerdasan yang terdiri dari 9 kriteria  kecerdasan majemuk tersebut?

1. Kecerdasan musikal

Kecerdasan ini ditunjukkan anak mudah sekali mengikuti dan mengingat lagu. Cara melatihnya adalah dengan mendengarkan musik dan bernyanyi. Mengajarkan anak menyanyikan lagu-lagu sederhana sesuai usia mereka. Melakukan pekerjaan dengan bernyanyi, misalnya saat mandi dan bangun pagi.

 

2. Kecerdasan Intrapersonal

Berkaitan dengan kemampuan daya tahan, untuk tidak mudah down, gigih berusaha, tidak minder. misalnya ketika  mengikuti perlombaan, tampil depan umum. Cara melatihnya adalah mengajarkan anak untuk terbiasa berada dalam sebuah kelompok dan berinteraksi dengan teman – teman sebayanya.

3.Kecerdasan interpersonal (sosial)

Adalah kecerdasan yang berkaitan dengan kemampuan anak beradaptasi, bekerjasama, berelasi dengan lingkungan teman sebaya dan orang di sekitarnya. Cara melatihnya adalah dengan memberi kesempatan si kecil sering ditemani untuk bergaul bersama teman – teman sebaya, bermain dan berkomunikasi pada anak- anak seusianya.

4. Kecerdasan visual spasial

Adalah kecerdasan yang berkaitan dengan kemampuan memahami pandang ruang. Yakni anak mampu membedakan posisi dan letak serta membayangkan ruang, Di kanan, kiri, atas, bawah, depan, belakang dan samping.

Cara melatihnya adalah setiap melakukan kegiatan yang berhubungan dengan posisi atau ruang hendaknya orang tua selalu sambil menyebutkan, misal : Tolong dong, adik letakkan bukunya di atas meja, atau tolong kakak ambilkan buku yang jatuh di bawah meja. Sebutkan lokasi ruang, ajarkan si kecil melipat, menggunting, membalik dan menggambar.

 

5. Kecerdasan natural (alam)

Anak diperkenalkan dengan lingkungan hidup selain manusia , yaitu binatang, tumbuhan dan beraneka suasana alam, misalnya sesekali ajak anak memberi makan pada ikan atau ke kebun binatang, mengunjungi taman flora dan bermain di alam terbuka.

6. Kecerdasan kinestetik tubuh

Anak memiliki kemampuan untuk melakukan kegiatan yang melibatkan tubuh misalkan gerakan tubuh saat berdoa,  menggambar, melompat, berlari dan olahraga yang menggerakkan tubuh, menari, senam dan sebagainya. Cara melatihnnya ajak anak untuk latihan mencoret dan menggambar garis, lingkaran, melakukan gerakan senam dan menari.

7. Kecerdasan moral

Yaitu kepekaan anak untuk meresap kepatuhan dalam berperilaku yang baik, misalnya tahu mengucapkan terimakasih, maaf, permisi dan membedakan perbuatan baik dan buruk, bisa menahan diri untuk tidak melakukan pelanggaran terhadap tata cara kesopanan.  Caranya adalah melatih dalam kelompok bermain dan melakukan peraturan peraturan dalam permainan, ajarkan anak patuh dan memahami aturan sederhana misalnya bermain petak umpet.

 

8. Kecerdasan verbal linguistik

Anak dapat berbicara dan menceritakan suatu kejadian yang dilihatnya dengan mudah, terangkai dengan baik dan kronologis kejadian tidak melompat lompat. Cara melatihnya adalah sejak dalam kandungan dan setelah lahir anak sering diajak bercakap cakap, berbicara dengan orangtua, teman sepermainan, menceritakan dongeng dan menyanyikan lagu anak – anak.

9. Kecerdasan logika matematika

Kecerdasan ini berkaitan dengan kemampuan anak untuk memahami persoalan dan memecahkan teori sederhana yang berkaitan dengan angka. Cara melatihnya adalah mengajarkan anak mengelompokkan mainan yang dimiliki, menghitung buah buahan dan membagikan makanan kecil dan menyebutkan jumlah yang diberikan, mengelompokkan benda mainan seperti dadu berwarna, mainan berbentuk buah dan bunga.

Setiap anak terlahir unik

Jika menemukan kesulitan dengan tahapan perkembangan anak , ibu boleh diskusikan dengan dokter anak atau boleh juga dengan bidan yang telah mengikuti pelatihan untuk KPSP, oya KPSP ini Kuisioner Pra Skrining Perkembangan. Ada beberapa alat dan instrumen juga kuisioner untuk mengukurnya sesuai dengan tahapan dan perkembangan usia.

Setiap anak terlahir unik dan  siap mendapat stimulasi kecerdasan majemuk yang kita berikan di usia emas pertumbuhannya terutama sejak lahir hingga  usia 2 tahun. Dengan rangsangan kecerdasan yang tepat di dukung gisi yang sehat seimbang untuk Balita, akan membantu setiap anak untuk berkembang sesuai tahapan.

Faktor internal dan eksternal  juga sangat berpengaruh, oleh karena itu jaga agar anak tetap sehat selama masa pertumbuhan, penuhi kebutuhan akan kasih sayang dan rasa aman. Tentu ada yang menonjol dari tiap anak dari sembilan kecerdasan majemuk dalam diri seorang anak kelak, namun sebagai orangtua kita berusaha untuk mengembangkan kesembilannya pada saat usia BALITA

sumber: kompas.com

Categories: Si Buah Hati | Leave a comment