Hobi unik

Washi Ningyo, Kerajinan Boneka Kertas Jepang

Washi Ningyo berasal dari kata Wa yang berarti Jepang, dan Shi, yaitu kertas. Sementara Ning berarti orang, dan Yo adalah bentuk. Apabila disatukan Washi Ningyo berarti bentuk orang dari kertas. Washi Ningyo bisa memiliki penampilan tiga dimensi layaknya boneka pada umumnya. Sesuai tradisi, wajah boneka washi memang dibiarkan polos tanpa mata, hidung atau mulut,

Berikut adalah apa yang Anda butuhkan:
• kertas motif Jepang
• kertas Hitam krep kerajinan  (untuk rambut)
• kertas polos /berwarna
• karton
• jepitan kayu
• styrofoam bola
• kayu tusuk sate
• cat putih
• gunting
• lem


sumber: wah lupaaa…

Categories: Hobi unik, Ide kreatif | Leave a comment

Sepeda Fixie

Sepeda Fixie atau fixed gear (bergigi tetap) merupakan sepeda dengan satu kecepatan yang biasa digunakan pembalap trek di Velodrome. Asal muasal sepeda ini diberi nama fixie karena gear bagian belakang sepeda ini fixed / tidak dinamis. Karena sepeda fixie memiliki gear yang tetap, maka jika dikayuh kebelakang yang terjadi adalah sepeda akan mundur kebelakang. Salah satu fungsi dari gear tetap yang digunakan pada sepeda fixie adalah untuk melakukan pengereman, karena sepeda fixie memang tidak mempunyai rem tangan layaknya sepeda biasa. Untuk saat ini tidak semua sepeda fixie memakai gear tetap, karena ada juga yang menggunakan torpedo dimana untuk melakukan pengereman cukup dengan menahan pedal sepeda kebagian belakang.

Untuk mendapatkan sepeda fixie ada 2 pilihan yang bisa anda lakukan :

  1. Langsung membeli dalam bentuk jadi sepeda fixie, jika budget anda banyak tidak ada masalah untuk membeli sepeda fixie. Karena dapat menghemat waktu dan juga tenaga
  2. Dengan cara merakit. Inilah salah satu keunikan sepeda fixie, jika anda tidak mempunyai budget berlebih atau anda ingin mempunyai sepeda yang lain dari pada yang lain, tidak ada salahnya anda merakit sendiri sepeda fixie. Caranya cukup membeli rangka sepeda polos dan diberi warna sesuai keinginan dan sisanya anda dapat membeli satu persatu sparepart sepeda fixie.
Sparepart Sepeda Fixie :
Frame

Frame merupakan bagian utama sepeda fixie. Frame sangat dominan dalam membentuk tampilang sepeda fixie anda. Saat ini sepeda fixie memiliki pilihan frame yang beraneka macam, mulai dari model standar hingga model custom yang cukup unik dan kreatif.
Crank

Crank merupakan gear yang menyatu dengan tangkai pedal. Ukuran dan jumlah runcingannya berbeda-beda pada tiap seri, semakin besar ukurannya maka kayuh yang dibutuhkan semakin sedikit. Sehingga ukuran crank yang lebih besar biasanya lebih cepat dibanding crank yang ukurannya lebih kecil. Pada sepeda fixie, terdapat berbagai macam crank dengan aneka design motif dan design warna yang daoat disesuaikan dengan warna dan motif sepeda fixie yang akan anda rakit.
Ban
Agar sepeda fixie rakitan anda terlihat modis dan menarik, maka pilihlah warna ban yang sesuai dengan warna frame sepeda fixie anda sehingga akan terlihat matching. umumnya ban sepeda fixie menggunakan ukuran Road bike (sepeda balap) atau Hyrid bike (sepeda dalam kota).
Stang
Sepeda fixie memiliki banyak varian stang, baik yang model standar hingga model balap dengan warna-warna yang menarik. Jadi pilihlah sesuai dengan kenyaman anda dan warna dari sepeda fixie anda.

Gear Hub

Gear hub merupakan bagian yang cukup vital pada sepeda fixie, gear yang digunakanpun harus yang sesusai dengan hub yang digunakan dan juga berpengaruh terhadap jari-jari yang digunakan pada rim atau velg sepeda fixie. Gear tetap (fixed) yang membuat sepeda fixie tidak perlu menggunakan rem tangan.

Rim atau Velg

Rim atau velg pada sepeda fixie merupakan ciri khas dari sepeda fixie sendiri. Velg sepeda fixie sendiri mempunyai warna-warna yang cukup menarik dan diameternya dapat kita pilih sesuai dengan keinginan. Jadi pilihlah sesuai dengan budget dan keinginan anda.

sumber : http://damarshare.blogspot.com

Categories: Hobi unik | Leave a comment

10 Perangko Termahal se-Jagat

Meski popularitas penggunaannya semakin menurun seiring kemajuan teknologi, prangko masih saja menjadi koleksi bernilai tinggi. Filateli, bukan hanya sekadar menjadi hobi mengoleksi prangko tapi bisa menjadi bentuk investasi yang menjanjikan.

Beberapa prangko nilainya bisa mencapai angka miliaran rupiah karena nilai sejarahnya yang tinggi seperti yang dilaporkan China.org.cn pada 27 April 2012. Berikut adalah 10 prangko termahal di dunia:

1. Cape of Good Hope Rp 383 Juta

Diterbitkan pada tahun 1853, Perangko Cape of Good Hope merupakan prangko pertama di Benua Afrika yang bernilai 1-4 peni. Di saat penerbitannya, Afrika masih berada di bawah pemerintahan Inggris.

Prangko berbentuk segitiga ini bergambar seorang wanita yang duduk di atas kapal yang melambangkan harapan. Hal ini disesuaikan dengan namanya, Cape of Good Stamp. Dalam katalog perangko Stanley Gibbons, nilai dari setiap prangko ini mencapai US$ 40.000 (Rp 383,12 juta).

2. Prangko Perot Provinsional, Bermuda

Prangko Perot Provensional ini adalah prangko pertama yang diterbitkan di Negara Bermuda. Awalnya, William Bennet Perot, seorang kepala kantor pos kota di Hamilton selalu menaruh kotak surat di luar kantor pos untuk mempermudah masyarakat. Pengirim bisa menaruh surat mereka di dalam kotak surat bersama dengan biaya pos (1 peni per surat).

Kemudian, lama kelamaan kotak surat tersebut tidak bisa menampung semua surat yang ada. Kemudian James Bell Heyl, teman Perot menyarankan Perot untuk mencetak prangkonya sendiri.

Saat ini, hanya ada 11 prangko yang masih bisa ditemukan. Kebanyakan dari mereka dimiliki oleh negara-negara di Eropa, termasuk Ratu Elizabeth. Di awal tahun 1981, satu prangko Perot Provisional dihargai US$ 115.000 (Rp 1,1 miliar).

3. The Whole Country is Red

Prangko yang dicetak pada tahun 1968 selama revolusi budaya adalah prangko yang terkenal dengan kesalahan cetak. Prangko ini menampilkan peta Cina, bertulisan “The Whole Country is Red” dengan tinta emas, gambar pekerja, petani, dan tentara. Nilai nominal cap adalah 8 fen (US$ 1 sen).

Prangko tersebut hanya beredar selama kurang dari setengah hari. Peredaran dihentikan karena peta di prangko itu tidak akurat dan dilaporkan ke Departemen Pos dan Telekomunikasi. Akibatnya, semua kantor pos Cina harus berhenti menjual prangko dan mengembalikan semua prangko yang ada. Hanya sedikit yang masih bertahan menjadi koleksi pribadi.

Sebuah prangko versi ukuran besar, dua kali lipat besarnya dari yang asli dilelang dan terjual US$ 474,19 ribu di Hong Kong pada tahun 2009. Penjualan ini memecahkan rekor harga perangko tunggal yang dilelang di Cina.

4. 12 Pence Black Laku Rp 4,68 Miliar

Prangko 12 Pence Black diterbitkan di Kanada pada tahun 1851 dan menampilkan potret Ratu Vicoria pada masa muda. Ini adalah prangko yang paling terkenal di dunia.

Prangko ini dicetak sebanyak 51.000 lembar namun pada saat itu hanya terjual sebanyak 1.450 lembar. Sedangkan sisanya dimusnahkan pada tahun 1857. Diperkirakan masih ada 100-150 lembar yang masih ada sampai hari ini.

Pada tahun 2011, salinan terbaru prangko ini dilelang dengan harga US$ 488.900 (Rp 4,68 miliar)di New York, USA.

5. Ratu Victoria Berkelir Zaitun Laku Rp 7,89 Miliar

The Olive-colored Queen Victoria’s Head, dicetak pada tahun 1864. Perangko ini memiliki nilai 96 sen Hong Kong (US$ 12 sen) dan seharusnya memiliki warna abu-abu kecokelatan. Namun terjadi kesalahan cetak pada 52 lembar perangko, sehingga warnanya menjadi seperti zaitun (olive).

Dari 40 buah perangko Ratu Victoria yang berwarna zaitun yang dapat ditemukan di dunia saat ini, hanya ada empat perangko yang masih ada dan telah dikumpulkan oleh sejumlah kolektor terkenal. Pada bulan Januari 2012, itu dilelang untuk US$ 824,64 ribu (Rp 7,89 miliar).

6. British Guiana 1 Cent Magenta, Inggris Laku Rp 8,14 Miliar

British Guiana 1 Cent Magenta dicetak dengan tinta hitam pada kertas magenta. Pada tahun 1856, ada kekurangan pasokan prangko di British Guiana, namun pejabat kantor pos tidak bisa menunggu untuk pengiriman perangko dari Inggris. Sehingga koran lokal pun diminta untuk mencetak beberapa perangko yang bernilai 1 dan 4 sen.

Karena prangko tersebut sederhana, masing-masing prangko harus diparaf oleh seorang karyawan kantor pos sebelum digunakan, untuk mencegah pemalsuan.

Satu-satunya salinan dari Magenta British Guiana 1 Cent ditemukan oleh Vernon Vaughan, anak sekolah Skotlandia saat ia melihatnya di surat pamannya. Pada tahun 1980, perangko itu dilelang di New York, Amerika Serikat, dengan harga US$ 850.000 (Rp 8,14 miliar).

7. Post Office Mauritius Laku Rp 10,99 Miliar

Prangko ini adalah prangko Mauritius yang salah cetak. Pada September 1847, Lady Gomm, istri Gubernur Mauritius mengundang teman-temannya ke sebuah pesta dansa. Untuk mempermudah pengiriman undangan, Kantor Pos Mauritius mengeluarkan satu set prangko yang didesain oleh Joseph Barnard.

Namun terdapat kesalahan cetak pada prangko-prangko tersebut. Kata yang tertera pada prangko seharusnya “Post Office” malah tercetak “Post Paid” dengan cap tembaga. 240 lembar prangko sudah terlanjur terjual sebelum ada yang menyadari kesalahan ini.

Tahun 1993 David Feldman melelang prangko Mauritius yang berwarna oranye milik Hiroyuki Kanai seharga US$ 1,072 juta (Rp 10,26 miliar) dan seharga US$ 1,148 juta (Rp 10,99 miliar).

8. Inverted Jenny, Amerika Laku Rp 28,73 Miliar

Prangko Jenny yang bernilai 24 sen pertama kali dicetak pada tahun 1918 di Amerika. Namun terdapat 100 lembar yang mengalami salah cetak (terbalik). 4 prangko yang dibeli seharga US$ 3 juta (Rp 28,73 milar) pada tahun 2005. Namun tidak diketahui siapa pembeli prangko tersebut.

9. Penny Black, Inggris Laku Rp 28,73 Juta

Prangko Penny Black yang diterbitkan pada 1 Mei tahun 1840 merupakan prangko pertama di dunia. Prangko ini didesain oleh Rowland Hill, seorang penggagas reformasi sistem pos di Inggris. Dia pun dikenal sebagai bapak prangko.

Sebuah prangko Penny Black yang belum dipakai (unused) menurut katalog Scott tahun 2001 memiliki nilai seharga US$ 3.000 (Rp 28,73 juta) dan yang sudah terpakai (used) seharga US$ 180 (Rp 1,72 juta) tiap lembarnya.

10. Treskilling Yellow Rp 22 Miliar

Treskilling Yellow adalah prangko salah cetak yang terbit di Swedia pada tahun 1855. Prangko ini terjual US$ 1 juta (Rp 9,57 milar) pada tahun 1990 dan pada tahun 1996 terjual seharga US$ 2,3 juta (Rp 22,02 miliar). Saat ini, prangko Treskilling hanya tersisa satu buah. | Detik.com

Categories: Hobi unik | Leave a comment

Nilai Harga Uang Kuno

Banyak orang beranggapan bahwa semakin tua usia atau semakin besar nominal suatu uang tentu semakin mahal harganya. Hal ini tidak sepenuhnya benar, banyak sekali hal-hal yang berpengaruh terhadap harga suatu uang kuno. Akan kita bahas satu persatu.

1.  kelangkaannya,

semakin langka suatu barang tentu semakin mahal harganya.

Contoh pecahan 10 dan 25 rupiah seri Hewan 1957 yang hanya beredar beberapa hari sebelum ditarik kembali. Pecahan ini berharga jauh lebih mahal dibandingkan pecahan2 lain yang lebih tua atau lebih besar nominalnya.
Contoh lain adalah pecahan 500 rupiah seri Bunga 1959, berharga beberapa kali lipat dibandingkan pecahan terbesarnya yaitu 1000 rupiah.
Patut diingat bahwa hampir semua pecahan 500 rupiah berharga lebih tinggi dibandingkan pecahan2 lainnya dalam seri yang sama, hal ini disebabkan karena pecahan 500 rupiah lebih langka ditemukan dibandingkan pecahan lainnya.
Contoh berikutnya adalah variasi nomor seri, dalam pecahan yang sama bila variasi nomor serinya berlainan maka harganyapun jadi berlainan pula.

2.  Kondisi atau kualitas uang tersebut,

Seperti diterangkan di depan bahwa terdapat berbagai tingkat kualitas uang kuno, dari poor sampai dengan UNC. Dapat saya ilustrasikan bila kualitas uang tersebut naik satu tingkat maka harganyapun naik satu setengah sampai dua kali lipat

 

Saya sertakan contoh harga dari uang seri Hewan 1957 pecahan 500 rupiah (macan).

 

Kondisi UNC berharga tidak kurang dari Rp.6 juta
Kondisi AU berharga sekitar Rp.4 juta
Kondisi XF berharga sekitar Rp.3 juta
Kondisi VF berharga sekitar Rp.2 juta
Kondisi F berharga sekitar Rp.750 ribu
Kondisi VG berharga sekitar Rp.400 ribu
Kondisi G berharga sekitar Rp.200 ribu
Kondisi poor berharga sekitar Rp.100 ribu
Semua kondisi yang ada pada uang tersebut akan berpengaruh langsung terhadap harganya. Misalnya jika pada uang tersebut terdapat lubang staples, noda bekas karat atau pernah dimodifikasi dalam bentuk apapun maka harga uang tersebut menjadi lebih rendah.
Modifikasi atau rekondisi pada uang kertas lazim dilakukan oleh para penjual atau kolektor, bermacam2 tindakan dapat dilakukan untuk memperbaiki uang kertas, beberapa diantaranya adalah:
1. mencuci dengan cairan kimia khusus untuk menghilangkan noda atau kotoran pada uang
2. memberikan tekanan atau press untuk menghilangkan lipatan halus
3. menambal bagian yang hilang atau robek baik dengan uang yang sejenis maupun dengan yang lain
Semua tindakan rekondisi harus disebutkan sewaktu uang tersebut akan dijual sehingga pembeli tidak akan merasa tertipu. Kepada para kolektor pemula harap berhati-hati bila membeli uang kertas yang berwarna beda atau mempunyai bau tertentu, sangat mungkin uang tersebut telah di permak sehingga seakan-akan menjadi lebih bersih dan lebih bagus padahal uang2 yang telah di modifikasi ini mempunyai nilai jual yang lebih rendah dan sebaiknya tidak di koleksi karena akan menurunkan kualitas koleksi kita.

3. Tempat, waktu dan jumlah pembelian.

Bila membeli di lelang atau di pameran tentu saja berharga lebih mahal bila dibandingkan di kaki lima. Demikian juga bila kita membelinya dengan nafsu atau terburu-buru maka sangat mungkin harga yang kita dapatkan menjadi lebih tinggi bila dibandingkan jika kita membelinya dengan santai dan sambil tawar menawar. Membeli langsung dari kolektor bisa lebih murah bila dibandingkan membeli dari penjual. Membeli dari orang yang butuh uang juga pasti akan lebih murah. Membeli dalam jumlah besar alias borongan bisa mengakibatkan harga menjadi lebih murah. Membeli dari orang yang tidak tahu harga bisa menyebabkan harga suatu uang menjadi sangat-sangat murah.

Membeli dari luar kota atau luar negeri harus diperhitungkan ongkos kirim dan resiko kehilangannya. Membeli dari teman belum tentu lebih murah dibandingkan dari orang lain, bisa saja teman tersebut sengaja mengelabui kita.
Begitu banyak kemungkinan yang bisa terjadi, maka sebagai seorang kolektor kita dituntut untuk sabar, rajin berburu, rajin belajar dan banyak bergaul dengan kolektor2 lainnya juga kita harus menguasai perkiraan harga dan perkiraan kualitas suatu barang (grading), supaya tidak terjebak dengan harga yang mahal atau dengan kualitas yang kurang baik. Ingat hobby numismatik adalah hobby seumur hidup, tidak usah terburu-buru apalagi sampai mengganggu uang dapur.

 

4. variasi
Yang dimaksud variasi disini bukan hanya variasi nomor seri tetapi lebih dari itu. Uang yang sama tetapi memiliki nomor seri yang berbeda akan menyebabkan harga yang berbeda pula.

Contoh

1. Bila uang tersebut mempunyai nomor seri 000000 (Specimen)

Bentuk SPECIMEN suatu uang kertas dapat terdiri dari beragam jenis.
– Jenis yang termahal dan terlangka adalah yang bernomor seri 000000 atau 012345
– Jenis kedua biasanya disebut SPECIMEN jalan, bernomor seri biasa tetapi terdapat cap SPECIMEN

2. Bila uang tersebut mempunyai nomor seri yang cantik misalnya 123456 atau 888888

3. Bila uang tersebut mempunyai nomor seri abjad/prefik tertentu misalnya AAA, ABC, BBB

4. Bila uang tersebut mempunyai nomor seri tanggal tertentu seperti 170845
5. Bila uang tersebut mempunyai nomor seri yang bisa dibaca sesuai nama misalnya JON1
6. Bila uang tersebut mempunyai nomor seri pengganti yaitu dimulai dengan abjad X


Seri pengganti, selalu dimulai dengan abjad X

7. Bila uang tersebut mempunyai nomor seri berurutan beberapa lembar
Misalnya bila satu lembar UNC pecahan 1000 rupiah Kebudayaan berharga Rp.2 juta maka 2 lembar UNC yang berurutan dari pecahan yang sama bisa berharga Rp.5 juta

Semakin langka uang tesebut, semakin sukar mendapatkan beberapa lembar yang urut nomor. Seperti beberapa contoh di bawah ini :


Wayang 25 gulden urut nomor 3 lembar

Wayang 5 gulden urut nomor 10 lembar.
Biasanya uang2 yang berurutan nomornya mempunyai kualitas yang baik, sehingga harga jualnya pun juga tinggi. Uang2 yang berurutan nomornya sering disebut sebagai running number atau consecutive number.

8. Bila ada kondisi2 khusus pada uang tersebut, seperti:
– Ada tanda tangan orang2 penting (Presiden, gubernur bank, dll)
– Ada stempel tertentu seperti PRRI, Tidak berlaku, dan lainnya


Stempel TIDAK BERLAKU akan menaikkan harga uang RIS


Stempel PRRI menyebabkan harga uang menjadi jauh lebih murah

– Ada folder atau kemasan tertentu yang menyertainya.

– Ada variasi warna yang tidak semestinya, bukan manipulasi tetapi asli dari percetakan

Uang yang atas mempunyai warna yang tidak umum (biru) bandingkan dengan uang yang normal (hijau)

– Kesalahan cetak (Misprint) atau kesalahan potong (Miscut), semakin besar kesalahan yang didapatkan semakin mahal harganya.


Miscut. Perhatikan ada buntut di sisi kanan bawah.


Misprint. Tinta luber sehingga wajah pahlawan menjadi tidak jelas.

9. Emisi atau tahun penerbitan tertentu mempunyai harga yang berbeda. Contoh pecahan 100 rupiah kapal layar tahun 1992, emisi tahun 1992 mempunyai harga yang jauh lebih tinggi dibandingkan emisi tahun2 lainnya.

Begitu banyak hal-hal yang berpengaruh terhadap harga suatu uang, sehingga kita dituntut selalu jeli. Dalam menilai suatu uang pertama kali perhatikan keasliannya, lalu kualitasnya, variasi tanda tangan, nomor seri, tahun emisi dan lain sebagainya termasuk adakah tanda2 uang tersebut dimanipulasi atau tidak. Semua ini membutuhkan pelajaran dan pengalaman, maka jangan sungkan untuk bertanya kepada yang lebih tahu.

Berikut saya tuliskan harga uang kertas Indonesia menurut buku Katalog Uang Kertas Indonesia edisi 2005. Harga tercantum bukanlah harga mati tetapi lebih merupakan patokan agar kita mempunyai perkiraan yang mendekati. Beberapa jenis uang kertas harga pasarannya bisa melampaui harga katalog, demikian juga sebaliknya. Harga pertama adalah untuk kondisi fine, kedua untuk very fine dan ketiga untuk UNC.
Contoh:
261. Bunga 5 rupiah : 500,1000,5000
Artinya:
Angka 261 adalah nomor urut menurut katalog
Bunga 5 rupiah adalah deskripsi atau jenis uang yang dimaksud
500, 1000, 5000 adalah harga uang tersebut dalam rupiah masing2 untuk kondisi fine,VF dan UNC.

 

Categories: Hobi unik | 1 Comment

Sepeda Onthel

Sejarah sepeda lawas bermula di Eropa. Sekitar tahun 1790, sebuah sepeda pertama berhasil dibangun di Inggris. Cikal bakal sepeda ini diberi nama Hobby Horses dan Celeriferes.

Keduanya belum punya mekanisme sepeda zaman sekarang, batang kemudi dan sistem pedal. Yang ada hanya dua roda pada sebuah rangka kayu. Bisa dibayangkan, betapa canggung dan besar tampilan kedua sepeda tadi.

Hobby Horses dan juga Celeriferes, belum punya mekanisme sepeda zaman sekarang, batang kemudi dan sistem pedal. Yang ada hanya dua roda pada sebuah rangka kayu.

Meski begitu, mereka cukup menolong orang-orang – pada masa itu – untuk berjalan. Penemuan fenomenal dalam kisah masa lalu sepeda tercipta berkat Baron Karl Von Drais.

Von Drais yang tercatat sebagai mahasiswa matematik dan mekanik di Heidelberg, Jerman berhasil melakukan terobosan penting, yang ternyata merupakan peletak dasar perkembangan sepeda selanjutnya.

Oleh Von Drais, Hobby Horse dimodifikasi hingga mempunyai mekanisme kemudi pada bagian roda depan. Dengan mengambil tenaga gerak dari kedua kaki, Von Drais mampu meluncur lebih cepat saat berkeliling kebun. Ia sendiri menyebut kendaraan ini dengan nama, Draisienne. Beritanya sendiri dimuat di koran lokal Jerman pada 1817.

Oleh Von Drais, Hobby Horse dimodifikasi hingga mempunyai mekanisme kemudi pada bagian roda depan yang ternyata merupakan peletak dasar perkembangan sepeda selanjutnya.

Oleh Von Drais, Hobby Horse dimodifikasi hingga mempunyai mekanisme kemudi pada bagian roda depan yang ternyata merupakan peletak dasar perkembangan sepeda selanjutnya. Dengan mengambil tenaga gerak dari kedua kaki, Von Drais mampu meluncur lebih cepat.

Dengan mengambil tenaga gerak dari kedua kaki, Von Drais mampu meluncur lebih cepat.

Proses penciptaan selanjutnya dilakukan Kirkpatrick Macmillan. Pada tahun 1839, ia menambahkan batang penggerak yang menghubungkan antara roda belakang dengan ban depan Draisienne. Untuk menjalankannya, tinggal mengayuh pedal yang ada.

Hobby Horses dan juga Celeriferes, belum punya mekanisme sepeda zaman sekarang, batang kemudi dan sistem pedal. Yang ada hanya dua roda pada sebuah rangka kayu.

James Starley membuat sepeda roda depan yang sangat besar (high wheel bicycle) sedang roda belakangnya sangat kecil dan berhasil membuat terobosan dengan mencipta roda berjari-jari dan metode cross-tangent.

James Starley mulai membangun sepeda di Inggris di tahun 1870. Ia memproduksi sepeda dengan roda depan yang sangat besar (high wheel bicycle) sedang roda belakangnya sangat kecil.

Sepeda jenis ini sangat populer di seluruh Eropa. Sebab Starley berhasil membuat terobosan dengan mencipta roda berjari-jari dan metode cross-tangent.

Sampai kini, kedua teknologi itu masih terus dipakai. Buntutnya, sepeda menjadi lebih ringan untuk dikayuh.

Sayangnya, sepeda dengan roda yang besar itu memiliki banyak kekurangan. Ini menjadi dilema bagi orang-orang yang berperawakan mungil dan wanita. Karena posisi pedal dan jok yang cukup tinggi, mereka mengeluhkan kesulitan untuk mengendarainya.

John Kemp Starley membuat sepeda yang lebih aman untuk dikendarai, sudah punya rantai untuk menggerakkan roda belakang dan ukuran kedua rodanya sama.

Sampai akhirnya, keponakan James Starley, John Kemp Starley menemukan solusinya. Ia menciptakan sepeda yang lebih aman untuk dikendarai oleh siapa saja pada 1886.

Sepeda ini sudah punya rantai untuk menggerakkan roda belakang dan ukuran kedua rodanya sama.

Namun penemuan tak kalah penting dilakukan John Boyd Dunlop pada 1888. Dunlop berhasil menemukan teknologi ban sepeda yang bisa diisi dengan angin (pneumatic tire).

Dari sinilah, awal kemajuan sepeda yang pesat. Beragam bentuk sepeda berhasil diciptakan. Seperti diketahui kemudian, sepeda menjadi kendaraan yang mengasyikkan.

John Boyd Dunlop, berhasil menemukan teknologi ban sepeda yang bisa diisi dengan angin (pneumatic tire).

Foto sepeda onthel di Sibolga, Sumatera Utara

Di Indonesia, perkembangan sepeda banyak dipengaruhi oleh kaum penjajah, terutama Belanda. Mereka memboyong sepeda produksi negerinya untuk dipakai berkeliling menikmati segarnya alam Indonesia. Kebiasaan itu menular pada kaum pribumi berdarah biru. Akhirnya, sepeda jadi alat transport yang bergengsi.

Pada masa berikutnya, saat peran sepeda makin terdesak oleh beragam teknologi yang disandang kendaraan bermesin (mobil dan motor), sebagian orang mulai tertarik untuk melestarikan sejarah lewat koleksi sepeda antik. Rata-rata, sepeda lawas mereka keluaran pabrikan Eropa. Angka tahunnya antara 1940 sampai 1950-an. Dan mereka sangat cermat dalam merawatnya.

Dayton Bicycle, Sepeda Onthel Dayton

Pasa masa kini, sepeda lawas alias kuno makin banyak diminati. Selain sebagai hobi, juga kadang sebagai aset karena semakin kuno akan semakin langka dan mahal.

Kini juga banyak klub-klub dan komunitas sepeda kuno dari berbagai daerah di Indonesia, tersebar dari Sabang hingga Merauke yang jumlahnya ratusan komunitas, itupun hanya yang sempat terpantau dan terdaftar, belum lagi masih banyak yang tidak terdaftar atau ikut organisasi dibawah naungan KOSTI (KOmunitas Sepeda Tua Indonesia).

Sepeda yang dimiliki klub ini sangat berbeda dengan sepeda kuno yang banyak dijadikan ojek. Kalau ojek-ojek itu kebanyakan sepeda model kuno keluaran Cina atau Jepang. Di masyarakat kita, sepeda lawas itu dikenal dengan beberapa sebutan, seperti ontel, jengki, kumbang, sundung dan masih banyak julukan kata-kata lainnya seantero Indonesia.

((( http://www.SpedaOntel.wordpress.com )))

Categories: Hobi unik | Leave a comment