Flamingo

 

Flamingo
Rentang fosil: Eosen – Sekarang
Flamingo Amerika (Phoenicopterus ruber), dan Flamingo Chili (P. chilensis)

Flamingo Amerika (Phoenicopterus ruber), dan Flamingo Chili (P. chilensis)
Klasifikasi ilmiah
Kerajaan: Animalia
Filum: Chordata
Kelas: Aves
Infrakelas: Neognathae
Ordo: Phoenicopteriformes
Fürbringer, 1888
Famili: Phoenicopteridae
Bonaparte, 1831
Genus: Phoenicopterus
Linnaeus, 1758
Spesies
See text

Flamingo adalah spesies burung berkaki jenjang yang hidup berkelompok. Mereka berasal dari genus Phoenicopterus dan familia Phoenicopteridae. Burung ini ditemukan di belahan bumi barat dan timur, namun lebih banyak terdapat di belahan timur. Terdapat 4 spesies flamingo di Amerika dan 2 jenis flamingo di Dunia Lama.

Spesies

Spesies Lokasi geografis
Flamingo besar (P. roseus) Dunia Lama Sebagian Afrika, Eropa Selatan, dan Timur Tengah (flamingo yang paling banyak tersebar luas).
Flamingo kecil (P. minor) Afrika (mis. Lembah Retak Besar) hingga India Barat Daya (flamingo paling banyak).
Flamingo chili (P. chilensis) Dunia Baru Bagian Amerika Selatan yang beriklim sedang.
Flamngo James (P. jamesi) Pegunungan Andes di Peru, Chili, Bolivia, dan Argentina.
Flamngo andes (P. andinus) Pegunungan Andes di Peru, Chili, Bolivia dan Argentina.
Flamingo amerika (P. ruber) Laut Karibia dan Kepulauan Galapagos.

Karakteristik fisik

Flamingo seringkali berdiri dengan satu kaki. Alasan mengenai hal ini tidaklah banyak diketahui. Ada yang mengatakan bahwa flamingo memiliki kemampuan untuk membuat setengah bagian tubuhnya berada dalam keadaan tidur dengan posisi sedemikian rupa, namun hal ini belum cukup terbukti. Ada yang mengatakan bahwa posisi berdiri dengan satu kaki untuk menjaga agar kaki tidak basah, dengan maksud mengkonservasi energi. Karena berdiri di atas perairan, flamingo menggunakan kaki berjaring mereka yang juga digunakan untuk mengaduk lumpur demi mencari makanan.

Flamingo muda keluar dari telur dengan warna abu-abu, namun flamingo dewasa memiliki warna bervariasi dari merah muda hingga merah cerah karena bakteri akuatik dan beta karoten yang terkandung dalam makanan mereka. Flamingo yang makan cukup memiliki warna yang lebih cerah dan menarik sehingga mudah dalam menarik pasangannya. Sedangkan flamingo pucat atau putih umumnya tidak sehat dan malnutrisi. Flamingo yang ditangkarkan umumnya memiliki warna merah muda pucat karena asupan beta karoten yang didapatkan tidak sebanyak yang didapatkan kerabat mereka di alam liar. Hal inilah yang mengubah perilaku pengurus kebun binatang untuk memberi makan udang kepada flamingo seperti di alam liar.

Makanan

Flamingo menyaring air untuk mendapatkan udang. Paruh mereka yang berbentuk sedemikian rupa beradaptasi untuk menyaring air dan lumpur untuk mendapatkan makanan. Struktur lamellae, yang juga terdapat pada burung akuatik penyaring makanan lainnya, terdapat dalam paruh mereka dan membantu proses penyaringan. Warna merah muda cerah mereka dikarenakan beta karoten yang terdapat dalam makanan mereka. Udang dan alga biru-hijau adalah sumber beta karoten yang umum didapatkan flamingo.

sumber: wikipedia n goooogle

Categories: Flora & Fauna | Leave a comment

Post navigation

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

Blog at WordPress.com. The Adventure Journal Theme.

Follow

Get every new post delivered to your Inbox.

%d bloggers like this: