Daftar istilah dalam sejarah

Ketika anda membaca artikel tentang sejarah, mungkin ada kata-kata yang kurang bisa dimengerti, sehingga menyulitkan untuk memahami lebih jauh. Untuk itu, di bawah ini saya sertakan pengertian dari istilah-istilah yang terkadang muncul pada suatu kalimat.
Abris sous roche : gua sebagai tempat tinggal manusia purba.
A cire perdue : suatu teknik cetak hilang pada zaman prasejarah.
Akulturasi : proses percampuran dua kebudayaan atau lebih yang saling bertemu dan mempengaruhi.
Alluvium : zaman geologi yang paling muda dari zaman kuarter atau zaman geologi yang sekarang.
Artefak : alat-alat yang digunakan manusia purba untuk memenuhi kebutuhan hidupnya.
Asimilasi : penyesuaian (peleburan) sifat-sifat asli yang dimiliki dengan sidat-sifat lingkungan sekitar.
Barter : perdagangan dengan saling menukar barang.
Bivalve : suatu teknik cetak ulang pada zaman prasejarah.
Candi : bangunan kuno yang dibuat dari batu (sebagai tempat pemujaan) penyimpanan abu jenazah raja-raja atau pendeta Hindu atau Budha pada zaman dahulu.
Candrasengkala : bilangan tahun berupa kalimat atau gambar.
Dewa : roh yang di angan-angankan sebagai manusia halus yang berkuasa atas alam dan manusia.
Dilluvium : suatu zaman di mana hampir seluruh permukaan bumi tertutup oleh es.
Dinasti : keturunan raja-raja yang memerintah dari satu keluarga.
Dolmen : meja batu yang digunakan untuk meletakkan sesaji masa prasejarah.
Fosil : sisa-sisa kehidupan masa lampau yang diketemukan dalam keadaan membatu di lapisan tanah.
Fosil pandu : fosil yang dapat memberi petunjuk tentang kehidupan zaman purba.
Homo africanus : jenis manusia purba dari Afrika.
Homo neandherthalensis : jenis manusia purba dari lembah Neandher Jerman Barat.
Homo pekinensis : jenis manusia purba dari Peking Cina.
Homo sapiens : jenis manusia purba yang cerdas.
Jalan sutera : jalan yang di tempuh para pedagang yang membawa dagangan sutera dari Cina yang akan dikirim ke Eropa melalui jalur darat Asia Tengah.
Kapak corong : kapak perunggu berbentuk corong yang digunakan manusia prasejarah.
Kapak genggam : alat batu yang dipangkas pada ke-2 permukaannya.
Kapak perimbas : alat batu yang dipangkas pada salah satu permukaannya untuk memperoleh ketajaman.
Kasta : golongan (tingkat/derajat) manusia dalam masyarakat hindu.
Kebudayaan : hasil kegiatan dan penciptaan batin atau akal budi manusia seperti kepercayaan, kesenian dan adat istiadat.
Kepercayaan : anggapan atau keyakinan bahwa sesuatu yang dipercayai itu benar-benar atau nyata.
Kerajaan : bentuk pemerintahan yang dikepalai oleh seorang raja.
Keraton : tempat kediaman ratu/raja.
Kjokkenmoddinger : sampah dapur masa prasejarah.
Kubur batu : lempengan-pempengan batu yang digunakan untuk menyimpan mayat pada masa prasejarah.
Kuil : rumah (gedung) tempat memuja dewa-dewa.

Manusia purba : manusia fosil.
Masyarakat : sejumlah manusia dalam arti yang seluas-luasnya dan terikat oleh suatu kebudayaan yang mereka anggap sama.
Meganthropus palaeojavanicus : manusia besar tertua dari Jawa.
Menhir : tugu batu besar zaman prasejarah.
Moko : genderang kecil terbuat dari perunggu pada masa prasejarah.
Musafir : orang yang bepergian meninggalkan negerinya selama 3 hari atau lebih (mengembara).

Nabi : orang yang menjadi pilihan Allah untuk menerima wahyu-Nya.
Negara agraris : negara yang bersifat pertanian.
Negara agromaritim : negara yang bersifat pertanian dan kepulauan.
Nekara : genderang besar terbuat dari perunggu pada masa prasejarah.
Nenek moyang : leluhur.
Nirleka : zaman tidak ada tulisan.
Nisan : tonggak pendek dan sebagainya yang ditanam di atas kubur sebagai penanda.
Nomaden : kelompok orang yang tidak mempunyai tempat tinggal tetap, berkelana dari suatu tempat ke tempat lain.

Obelisk : tiang segi empat meruncing ke ujung dan bermahkota piramida.

Pangeran : gelar anak raja atau gelar orang besar dalam kerajaan (keluarga raja).
Pelabuhan transito : pelabuhan yang menjadi lintasan barang-barang dagngan antara dua negara atau dua tempat.
Pelayaran : segala sesutu yang menyangkut perihal berlayar.
Pengaruh : daya yang ada atau timbul dari sesuatu (orang atau benda) yang ikut membentuk watak, kepercayaan atau perbuatan seseorang.
Peradaban : kemajuan yang menyangkut kecerdasan dan kebudayaan lahir batin.
Perdagangan : urusan dagang atau perniagaan.
Perahu bercadik : perahu yang menggunakan bambu atau kayu yang dipasang di kiri kanannya serupa sayap sebagai alat pengatur keseimbangan agar tidak mudah terbalik.
Peta : gambar atau lukisan pada kertas dan sebagainya untuk menunjukkan letak tanah, laut, sungai, gunung dan sebagainya.
Piramida : bangunan dari batu yang berbentuk limasa tempat menyimpan mummi raja-raja Mesir dahulu.
Pithecanthropus erectus : manusia kera yang berjalan tegak.
Pithecanthropus mojokertensis : janis manusia purba yang sama artinya dengan Pithecanthropus Robustus.
Pithecanthropus Robustus : manusia sejenis Pithecanthropus erectus yang masih kanak-kanak yang ditemukan di Mojokerto.
Polis : negara kota pada zaman Yunni dan Romawi kuno.
Prasasti : piagam yang tertulis pada batu, tembaga dan sebagainya.
Proses : runtunan perubahan atau peristiwa dalam perkembangan sesuatu :
Punden berundak : susunan batu berundak-undak pada masa prasejarah.

Raja : penguasa tertinggi pada suatu kerajaan.
Rekonstruksi : penyusunan atau penggambaran kembali.
Relief : pahatan yang menampilkan perbedaan bentuk dan gambar dari permukaan rata di sekitarnya.
Rempah-rempah : zat yang digunakan untuk memberikan bau dan rasa khusus pada makanan.

Sarkofagus : kubur batu berbentuk lesung pada masa prasejarah.
Sistem : perangkat unsur yang secara teratur saling berkaitan sehingga membentuk suatu totalitas.
Sphink : patung singa berkepala manusia yang ada di Mesir Kuno.
Strategis : berhubungan dengan rencana yang cwermat mengenai kegiatan untuk mencapai sasaran khusus.
Suluk : jalan ke arah kesempurnaan batin.
Sunan : penyebutan nama untuk para wali.
Ulama: orang yang ahli dalam hal pengetahuan agama Islam.
Undagi : ahli dalam ketrampilan berproduksi.
Waprakeswara :sebutan tempat suci untuk memuja Dewa Syiwa yang terdapat dalam prasasti di Kerajaan Kutai.

Wali : orang saleh (suci) penyebar agama.
Waruga : kubur batu berbentuk kubus pada masa prasejarah.
Yupa : tugu batu bertulis yang terdapat di Kerajaan Kutai.
Zaman batu : suatu zaman di mana semua peralatan hidup manusia dibuat dari batu.
Zaman logam : suatu zaman di mana semua peralatan hidup manusia dibuat dari logam.
Zaman prasejarah : zaman pada saat manusia belum mengenal tulisan.
Zaman sejarah : zaman pada saat manusia sudah mengenal tulisan.

Demikian daftar istilah dalam sejarah, ma’af jika masih banyak kekurangan.

 

Anda sedang membaca artikel tentang Daftar istilah dalam sejarah dan anda bisa menemukan artikel Daftar istilah dalam sejarah ini dengan url http://sejarahnasionaldandunia.blogspot.com/2013/01/daftar-istilah-dalam-sejarah.html,anda boleh menyebar luaskannya atau mengcopy paste-nya jika artikel Daftar istilah dalam sejarah ini sangat bermanfaat bagi teman-teman anda,namun jangan lupa untuk meletakkan link Daftar istilah dalam sejarah sebagai sumbernya.
Categories: sejarah | Leave a comment

Post navigation

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

Blog at WordPress.com. The Adventure Journal Theme.

Follow

Get every new post delivered to your Inbox.

%d bloggers like this: